hariansuara.com, Dubai - KJRI Dubai menyelenggarakan Shalat Idul Adha bersama warga Indonesia di Dubai dan Emirat Utara pada Jum’at, 1 September 2017. Penetapan Hari Raya Idul Adha tahun ini berdasarkan pada keputusan Pemerintah Arab Saudi yang diikuti oleh Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) yang menetapkan 10 Dzulhijah 1438 H jatuh pada tanggal 1 September 2017.
Dinukil dari keterangan tertulis KJRi Dubai, Sabtu, (2/9), Shalat Idul Adha ini dihadiri oleh sekitar 1000 WNI dari Dubai dan Emirat Utara, termasuk dari Emirat Abu Dhabi. Bertindak sebagai Imam adalah Sdr. Irfan Maulana (alumni Universitas Al Azhar Kairo, Mesir) dan sebagai Khatib adalah Ustadz H. Muhammad Taufan dari Emirat Abu Dhabi (Al Ain).
Dalam khutbahnya, Ustadz Muhammad Taufan menyampaikan bahw perayaan Idul Qur’ban adalah berasal dari pelaksanaan perintah Allah SWT oleh Nabi Ibrahim a.s. untuk menyembelih putra kesayangannya yaitu Nabi Ismail a.s untuk menguji tingkat keimanan Nabi Ibrahim a.s. T
Terdapat 2 (dua) hikmah yang dapat kita pelajari dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim a.s. yaitu Kedekatan kepada Allah SWT adalah yang paling utama dibanding segala harta kekayaan yang dimiliki oleh seorang manusia dan keberhasilan Nabi Ibrahim di dalam membina keluarga yaitu mencetak anak dan istri yang sholeh dan shalihah.
Setelah Shalat Ied selesai, diselenggarakan ramah tamah dengan warga masyarakat Indonesia.. Dalam acara ini KJRI Dubai bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyiapkan menu hidangan lebaran komplit.
Sebagai upaya memberikan kebanggaan kepada masyakarat Indonesia di Persatuan Emirat Arab akan tanah air Indonesia, KJRI Dubai memasang 2 (dua) spanduk ”Indonesia: UN Security Council 2019 – 2020, A True Partner For World Peace”.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU