
hariansuara.com, Lahore - 10 Tour operator Pakistan dari Kota Islamabad, Lahore, dan Karachi serta 3 wakil kantor Thai Airways Pakistan berbisnis dengan 21 Tour operator Bali pada Senin (9/10) di Seminyak, Bali. Pertemuan bisnis ini diinisiasi KBRI Islamabad dan KJRI Karachi dengan dukungan Thai Airways.
Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri, dalam pertemuan bisnis tersebut menyampaikan kedekatan hubungan Indonesia-Pakistan yang erat karena faktor sejarah dan kemiripan budaya, sehingga berpotensi bagi penguatan people to people contact, pariwisata dan perdagangan.
“Kedua negara punya akar sejarah hubungan erat sejak Presiden Soekarno yang berkembang pada hubungan perdagangan hingga era Presiden Jokowi”, ujar Dubes Iwan dalam siaran pers yang diterima hariansuara.com, Rabu, (11/10)
Promosi wisata dan perdagangan gencar dilakukan KBRI Islamabad, termasuk tahun 2016 melalui program Wonderful Indonesia di TV Pakistan yg menapilkan wisata di Bali, Lombok, Yogyakarta, dan Jakarta. 6 episode Program Wonderful Indonesia tersebut telah ditayangkan 2 kali di TV Pakistan yang menjangkau seluruh provinsi. Melalui Youtube, Wonderful Indonesia telah menarik lebih dari 60 ribu orang.
Ketua ASITA Bali, Ketut Ardhana, menyampaikan kekuatan Kabupaten Badung yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai tulang punggung perekonomiannya. Mayoritas destinasi wisata utama di Bali berada di Kabupaten Badung yang memiliki 155 hotel berbintang dengan 98.000 kamar. Ia yakin bahwa Pakistan dapat menjadi sumber wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Meningkatnya popularitas Indonesia di berbagai kalangan perlu digalakan termasuk melalui pertemuan bisnis ini, jelas Irfan Khan, yang bicara mewakili Tour operator Pakistan.
“Indonesia cukup populer di kalangan honeymooners dan corporate tourist. Pertemuan bisnis ini dapat lebih mendekatkan dan mengenalkan Indonesia kepada agen perjalanan”, terang Irfan Khan.
Para tour operator pakistan juga melakukan site/hotel inspection ke beberapa hotel di Bali. Kunjungan itu langsung memberikan gambaran nyata mengenai calon mitra kerja sama mereka di Bali.
“Pertemuan bisnis diharapkan meningkatkan product knowledge tentang Indonesia, sehingga para tour operator dapat lebih gencar jualan paket wisata Indonesia di Pakistan”, pungkas Dubes Iwan di penghujung acara temu bisnis.
Di Bali para tour operator Pakistan melihat obyek-obyek wisata bagi rombongan turis Pakistan yang akan mereka berangkatkan ke Indonesia pada bulan November-Desember mendatang.
Pada kesempatan program, rombongan Pakistan juga diterima dan dijamu oleh Wakil Bupati Badung, Drs. I Ketut Suiasa, SH. dan jajarannya dengan suguhan kuliner Bali dan tarian berkualitas. Wakil Bupati Badung menyampaikan minatnya untuk berpromosi di Pakistan dan mengharapkan Perwakilan RI di Pakistan dapat mewujudkannya.
Dubes RI menyadari bahwa Pakistan belum menjadi pasar utama wisata Indonesia. Namun dengan jumlah kelas menangah Pakistan yang terus meningkat, ke depan diharapkan akan menjadi bagian dari wisatawan manca negara ke Indonesia.
Selain pertemuan bisnis di Bali, delegasi tour operator Pakistan juga melakukan pertemuan serupa dengan mitranya di Yogya pada selasa (10/10) dan Jakarta pada kamis (12/10).
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU