Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Resepsi Diplomatik Hut 72 RI di Islamabad Pukau Para Undangan

Kabar KBRI
20 Nov 2017
Resepsi Diplomatik Hut 72 RI di Islamabad Pukau Para Undangan

 

hariansuara.com, Islamabad - KBRI Islamabad menyelenggarakan Resepsi Diplomatik HUT ke-72 RI.  450 undangan dari kalangan pemerintah, pejabat militer, diplomatik, pebisnis, akademisi, dan jurnalis memadati ballroom hotel terkemuka di Islamabad. Menteri Federal bidang Pendidikan dan Pelatihan Profesional, Muhammad Baligh Ur Rehman, hadir sebagai Chief Guest.

 

Resepsi dibuka dengan lagu kebangsaan Pakistan dan Indonesia, dibawakan secara live oleh paduan suara mahasiswa dan pelajar Indonesia di Pakistan. Sajian lagu kebangsaan secara live telah menyentuh emosi, memukau, dan disambut meriah para undangan, karena hampir tidak pernah terjadi dalam setiap resepsi diplomatik di Pakistan.

 

Dubes RI dan Chief Guest, menggaris bawahi pentingnya membangun dan menjaga persahabatan kedua negara. Dubes Iwan S. Amri mengapresiasi komitmen Pakistan meningkatkan kerjasama bilateral dengan Indonesia dan upayanya memberantas terorisme.

 

“Indonesia kini merupakan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dengan GDP mendekati USD 1 triliyun dengan rata-rata pertumbuhan tahunan 5%”, ucap Dubes Iwan dalam keterangan tertulis yang diterima hariansuara.com.

 

Juga disampaikan bahwa Indonesia adalah negara dengan sejarah panjang memajukan perdamaian dan stabilitas di kawasan serta promosikan kerjasama bilateral yang konstruktif dan produktif dengan negara sahabat. Indonesia meyakini hanya perdamaian, stabilitas, dan kerjasama yang mampu membawa kesejahteraan masyarakat. 

 

“Hubungan erat yang telah dibangun Pemerintah Indonesia dan Pakistan akan memajukan masyarakat kedua negara”, demikian kata Menteri Rehman. Saat ini hubungan kedua negara telah berdampak positif pada perdagangan dan meningkatkan hubungan antarmasyarakat.

 

Hubungan Indonesia Pakistan telah terjalin sejak 1947, dengan fondasi kuat diwujudkan Presiden Soekarno dan Mohamad Ali Jinnah. Dalam perjalannya, berbagai kemajuan telah dicapai, mulai dari penyelenggaraan Forum Konsultasi Politik Bilateral pertama pada 2017, peningkatan perdagangan bilateral dari USD 1,6 M di 2012 menjadi USD 2,1 M di 2016, implementasi kerja sama pertahanan, dan saling kunjung antarpemuda, jurnalis, dan wisatawan.

 

“Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan relaksasi persyaratan visa bagi warga Pakistan ke Indonesia. Hal itu akan mendorong lebih lanjut kunjungan pebisnis dan wisatawan Pakistan serta meningkatkan people to people connectivity", kata Dubes Iwan.

 

Resepsi yang bernuansa dekorasi Bali semakin marak dengan tarian tradisional Bali pagelaran busana, dan pameran budaya, sehingga mengundang decak kagum para undangan. tarian Tirta Bali, Wiranatha, dan Lenggong Lasep, menjadi magnet para undangan mendekati panggung. 

 

Acara diakhiri dengan peragaan busana yang mengusung tema “East Meets West”, menampilkan paduan motif batik dan bali yang dirancang khas busana Indonesia dengan sentuhan modern.

 

Di penghujung acara tidak hentinya para undangan mengajak ber-swafoto mengabadikan keindahan busana yang dibawakan para model Indonesia. "Setiap undangan merasa dibawa ke alam nyata di Indonesia. Semua happy dan terkesan dangan dekorasi, tampilan seni budaya, dan kuliner Indonesia", demikian komentar para undangan.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X