
hariansuara.com, Jakarta Bertempat di Mekkah Al Mukarromah (10-11 Oktober 2019) CEO Samaya Investment, Fawwaz, dan Sekretaris Inspektorat Pemprov Jawa Barat, Subandrio Ilham Basuki, melakukan pertemuan teknis setelah penandatangan Letter of Intent antara kedua belah pihak di tahun 2017.
Pembangunan Masjid Al Jabbar yang terletak di Gede Bage, Bandung, diinspirasi oleh Ridwan Kamil, kini Gubernur Jabar, diharapkan akan selesai di akhir tahun 2020.
Didampingi oleh Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) KJRI Jeddah, Agus Muktamar, Subandrio menjelaskan keseriusan Pemprov Jabar menjadikan Masjid Al Jabbar tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat budaya Islam. Penamaan Al Jabbar cukup unik karena diambil dari akronim Jawa Barat (Jabar) dan merepresentasikan salah satu Asmaul Husna, Al Jabbar.
Untuk mendekatkan jamaah dan pengunjung, Gubernur Ridwan Kamil bahkan akan membuat stasiun kereta api di dekat Masjid.
Di dalam masjid, akan di bangun ruang pamer (ma'rodh) yang terdiri atas 4 tema: Ma'rodh Ka'bah; Ma'rodh Al Qur'an dan Hadis; Ma'rodh Asmaul Husna; dan Ma'rodh Sejarah Islam di Indonesia dan di Jawa Barat.
Pembangunan ruang pamer menggandengan Samaya yang telah berpengalaman membangun museum Islam seperti Museum Ashabee (sahabat Nabi) dan di berbagai event seperi Festival Okaz di Taif, Al Jouf, Tabuk, dan beberapa kota lainnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU