Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Investasi

Day For Uncle Sam, Guncang Surabaya Lewat Musik Rock

Investasi
03 Mar 2017
Day For Uncle Sam, Guncang Surabaya Lewat Musik Rock

hariansuara.com, Jember -  Dalam catatan sejarah musik di Indonesia, kota Surabaya merupakan salah satu kota yang banyak melahirkan band-band besar tanah air. Bahkan di era 80-an, Surabaya terkenal sebagai gudangnya musisi rock. Tak heran jika banyak melahirkan Legend of Rock. Hingga saat ini masih ada beberapa band yang bertahan.

Dikancah musik nasional pada era itu siapa yang kenal band macam Grass Rock, Andromeda, Adi Metal rock, Power Metal, Kamikaze, Red Spider dan lain-lain. Bahkan band yang sensasional macam AKA yang bertransformasi menjadi SAS sudah berdiri di tahun 1967.

Lahirnya band-band tersebut juga diimbangi dengan banyaknya festival atau kompetisi untuk mencari yang terbaik. Maka sangat pas jika Surabaya dijuluki sebagai kiblatnya musik rock di Indonesia.

Melihat fenomena tersebut timbulah kegelisahan pada benak lima Arek Suroboyo ini yang lantas membentuk sebuah band bernama Day For Uncle Sam (DFUS). Mereka mendeklarasikan diri di tahun 2011. Kelimanya adalah Yohanes Ferdinand Mahendra (Vokal), RM Muhammad Fertino (Gitar), Imanuel Cahyo Brillian (Gitar), Ryan Indra Kurniawan (Bass) dan Lindu Saputro (Drum).

Mendeklarasikan diri sebagai pengusung genre Emo Screamo yang kini telah didewasakan menjadi alternatif rock yang memiliki karakter unik pada struktur aransemen lagu dan vokal.

DFUS menyatakan, dalam bermusik setiap pelakunya punya hak untuk berekspresi dengan bebas dan berhak menunjukan keunikan karakter yang dimilikinya dalam warna musik yang dibawakan dan wajib meluaskan ruang dalam karyanya sendiri agar jam terbang semakin tinggi.

Kelima pemuda ini pun menyadari jika Surabaya sebagai ikon kota rock semakin bergeser. Misi pun dimulai untuk menggempur dan merebut kembali panggung musik rock dengan bermodalkan kualitas dan kuantitas karakter musik mereka untuk menggemakan kembali slogan Surockboyo.

Gerilya pun dijalankan, mereka beraksi di setiap pentas musik sekolah maupun kampus serta berbagai festival, sambil membangun jaringan dan komunitas di Surabaya. Prestasi pun dituai, DFUS pernah menjadi juara dua festival band STM Siang Surabaya 20 dan menjadi juara pertama festival band Sevendream City | Kampung Jakcloth.

Album pertama pun diluncurkan dengan titel “Floribus Venenosa” yang berisikan 10 lagu. Dimana dalam setiap lagu di album tersebut banyak menceritakan suka duka kehidupan anak-anak muda. Semoga misi berhasil...Let’s Get Rocked.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X