
hariansuara.com, Jakarta - Senin kemarin (3/1/2022) dua wilayah di DKI Jakarta memulai program Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) 100 persen secara serentak.
Kebijakan PTM ini diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sesuai dengan aturan pemerintah dan Satgas Covid-19. Hal ini dimungkinkan, karena Pemprov DKI Jakarta telah memenuhi persyaratan untuk PTM. Di antaranya, vaksinasi bagi anak sekolah sudah mencapai dosis 80 persen. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) DKI Jakarta sudah berada di Level 1.
Reaksi beragam datang dari berbagai pihak. Ada pro maupun kontra. Namun mayoritas, semua itu tak lain akibat dari kekhawatiran orang tua akan keselamatan anak mereka dari Covid-19.
Lebih jauh, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan kepada media di DPR RI tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes) dijaga ketat. Selama pelaksanaan PTM dipantau dan dievaluasi dengan seksama. Tujuannya agar jangan sampai timbul Klaster Covid-19 di sekolah.
Sementara itu artis Mona Ratuliu, ibu dari 4 anak, lebih menilai pentingnya kesiapan sekolah dalam menjalankan PTM. Tentang kebijakan PTM itu sendiri, ia yakin pemerintah pasti sudah mempertimbangkannya dari berbagai aspek.
“Sebagai orang tua, kami kepengin anak-anak bisa kembali ke sekolah. Tidak ideal ya sekolah secara online. Aku menunggu penjelasan dari pihak sekolah tentang kesiapan menjalankan PTM. Saat briefing itu orang tua bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait pelaksanaan PTM seperti apa, prokesnya bagaimana,” ujar Mona Ratuliu kepada hariansuara.
Bila sekolah menilai siap melakukan PTM, lanjut Mona, dan penjelasannya membuat orang tua yakin, maka sekolah bisa lanjut ke sekolah offline. Andai tidak, lebih baik lanjut sekolah di rumah (daring).
Di masa pandemi, istri aktor Indra Ardianto itu tak menampik adanya rasa khawatir bila anak-anaknya musti beraktivitas tanpa didampingi orang tua. Anak-anak menjalankan prokes atau tidak. Diakuinya, sebagai penyintas Covid-19, ia bersama suami tidak terlalu paranoid dibanding sebelum terpapar Covid. Ia mengaku kini lebih tahu bila menjaga prokes dengan ketat akan cukup melindungi saat beraktivitas.
Sebagai orang tua, Mona gembira putra-putrinya telah divaksinasi. Davina Shafa Felisha (18) yang duduk di Semester 1 Fakultas Psikologi Universitas Tarumanegara, juga adik-adiknya—Baraka Rahadianezar (12) kelas 7, lalu baru saja Syanala Kania Salsabila (9) yang duduk di kelas 4. Kecuali si bungsu Numa Kamala Srikandi (1,5) dan keponakan yang diasuhnya, Balint Daniyal Zabdan (6 bln). (*) Nuh/MTS Foto: @monaratuliu
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU