hariansuara.com - Kabar gembira datang dari @kbri_riyadh tentang pelaksanaan Haji Tahun 1443 H. Baru lalu Arab Saudi mengumumkan tentang dibukanya kuota bagi umat Islam untuk beribadah haji jatuh pada 9 Juli 2022.
Total kuota sejumlah satu juta jamaah berasal dari dalam dan luar negeri. Prasyaratnya, para jamaah telah menerima vaksin yang diakui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Ketentuan lain, para jamaah berusia di bawah 65 tahun. Jamaah dari luar negeri juga mesti memegang hasil tes PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction) negatif 72 jam sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Namun, mengenai jumlah kuota masing-masing negara belum diumumkan oleh Pemerintah Saudi. Demikian seperti penjelasan @kbri_riyadh atas pertanyaan @sohib_al_doel.

Kunjungan Dubes RI kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi
Kabar dibukanya kembali kuota untuk ibadah haji tahun ini merupakan kelanjutan dari kunjungan kehormatan Dubes RI Abdul Aziz Ahmad kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, YM. Tawfig Fawzan Al-Rabiah pada Kamis (07/04/2022) di Kementerian Haji dan Umrah Riyadh.
Dubes Aziz didampingi Wakil Kepala Perwakilan, Bapak Arief Hdiayat dan Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali. Disampaikan Dubes Aziz tentang harapan umat muslim di Indonesia dapat berbadah haji ke Baitullah tahun ini.
Sesuai dengan tanggapannya pada pertemuan tersebut, Menteri Tawfig mengumumkan pembukaan pelaksanaan ibadah haji dari luar negeri. Ia sangat memahami kerinduan Umat Islam beribadah ke Tanah Suci.
Untuk itu diharapkan, tiada aral melintang yang berada di luar jangkauan manusia, sehingga jamaah dari luar negeri, termasuk Indonesia, dapat melaksanakan ibadah haji kembali esok.(*) Melia Hapsarani YSQ/MTS Foto: IST, @kbri_riyadh
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU