Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Masyarakat Boleh Pulkam, Ini Dia 3 Rekayasa Lalin Mudik Lebaran 2022

Nasional
15 Apr 2022
Masyarakat Boleh Pulkam, Ini Dia 3 Rekayasa Lalin Mudik Lebaran 2022

hariansuara.com - Pemerintah membolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik kembali tahun ini. Menimbang, ujar Presiden Joko Widodo, kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air yang terkendali. Berarti, masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

Namun, tetap diingatkan untuk tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan agar perjalanan mudik berjalan lancar dan kembali ke rumah tanpa kurang sesuatu apa pun.

3 Skema Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2022

Diperkirakan, arus mudik tahun ini akan sangat besar. Tak hanya perjalanan untuk berlebaran saja, melainkan juga ada agenda berwisata. Untuk itulah Kementerian Perhubungan bekerja keras menyiapkan strategi agar lalu lintas mudik Lebaran 2022 berjalan aman dan terkendali.

Ada tiga skema rekayasa lalu lintas mudik Lebaran 2022 telah dirancangsiapkan. Demikian hasil rapat koordinasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantor Jasa Marga Gerbang Tol Cikampek Utama, Jumat (15/4/2022) tentang “Simulasi Pergerakan dan Antisipasi Puncak Arus Lalu Lintas di Jalan Tol Pada Masa Mudik Lebaran Tahun 2022”.

Ketiga rekayasa lalu lintas tersebut adalah penerapan contra flow, one way, dan pemberlakuan ganjil-genap (gage) di jalan tol.

Jalur darat mendapat perhatian ekstra, sebab dari survei Balitbanghub, sebanyak 47 persen dari 85,5 juta orang pilih jalan darat untuk mudik Lebaran. Entah mereka menggunakan mobil atau sepeda motor, atau naik kendaraan umum. 

Dianalisis lebih lanjut, ditengarai tol Cipali atau jalur bebas hambatan dari Jakarta ke Semarang menjadi titik paling padat. Di sinilah penting diterapkan rekayasa lalu lintas secara tepat.

Untuk itu saat ini secara intensif Menteri Perhubungan berkoordinasi dengan berbagai lembaga dan pihak terkait untuk mengumpulkan simulasi dengan tingkat akurasi tinggi. Hasil simulasi tersebut untuk segera  direkomendasikan kepada Presiden Joko Widodo. (*) Santang/MTS          Foto: IST

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X