Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bupati Hendy Siswanto: RS Nahdlatul Ulama Dinanti Benar Isi Kekurangan BOR di Jember

Nasional
19 May 2022
Bupati Hendy Siswanto: RS Nahdlatul Ulama Dinanti Benar Isi Kekurangan BOR di Jember

hariansuara.com - Berdiri sejak 96 tahun silam, Nahdlatul Ulama (NU), tumbuh jadi organisasi Islam terbesar di Tanah Air. Pengabdiannya bagi kemaslahatan bangsa Indonesia mencakup bidang keagamaan, kemanusiaan dan kebangsaan. 

Pun, komit memperluas bidang pengabdian kepada  masyarakat di bidang sosial, ekonomi dan kesehatan. Ke depan,  NU tak hanya sifatnya berafiliasi dengan berbagai fasilitas kesehatan, klinik dan rumah sakit, melainkan membangun rumah sakit.

Pun, di Jember, Jawa Timur NU tahun ini mendirikan rumah sakit.  Rabu (18/5/2022) Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf melakukan peletakan batu pertama Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU). Diikuti oleh Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU dan Rais Syuriyah PCNU Jember, KH Muhyiddin Abdusshomad.

“Mudah-mudahan ikhtiar rumah sakit ini dapat memenuhi kebutuhan warga masyarakat lebih luas. Sebenarnya tugas pemerintah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Gus Yahya. 

Dinanti Benar, Isi Kekurangan BOR

RS NU di Jember terletak di Kelurahan Antigoro, Kecamatan Sumbersari. Tepatnya, menempati Gedung Baladhika milik NU yang lama tak digunakan. Bupati Hendy menyatakan, Pemerintah Kabupaten Jember mendukung baik pendirian RSNU.

"Ini kabar gembira untuk kita semua. Di Jember saat ini hanya ada 13 rumah sakit. Jumlah penduduknya 2,6 juta jiwa. Jadi, kurang banyak. Dengan adanya RSNU, besar harapan saya, pelayanan kesehatan di Jember akan lebih baik lagi. Kendati saya terus berdoa seluruh masyarakat Jember sehat semua dan panjang umur," ujar Bupati Hendy dalam sambutannya. 

Dari 13 rumah sakit yang ada di Jember sekarang, ketersediaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) hanya 46,1 persen. Masih kurang bila dilihat dari rasio jumlah penduduk. Diharapkan RS NU dapat menambah kekurangan tersebut. Bahkan dilengkapi pula dengan pelayanan praktik spesialis, seperti jantung dan kanker. 

Gus Yahya menambahkan, NU punya tanggung jawab kepada masyarakat yang mempercayakan masa depan kehidupannya kepada NU. Dari survei terkini Alvara, sebanyak 50,5 persen penduduk muslim Indonesia mengaku pengikut NU. Dan NU harus melayani.

Bupati Hendy mengapresiasi niat pembuatan RS NU. Pihaknya siap mendukung hingga operasional RS NU ini nantinya, berupa penyiapan dokter spesialis yang akan melayani masyarakat.

“Ini niat yang luar biasa. Kalau bisa izin RS ditandatangani sekarang. Yang penting, niatnya baik, maka hasilnya pasti baik.” (*) Nuh/MTS            Foto: Tangkapan Layar @hendysiswantojember/Habib YSQ

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X