
hariansuara.com - Setelah sempat maju-mundur antara jadi dan tak jadi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi, akhirnya Minggu (4/9/2022) Pemerintah mengumumkan harga baru BBM subsidi:
* Pertalite per liter, dari Rp7.650 naik jadi Rp10.000
* Solar subsidi per liter dari Rp5.150 naik jadi Rp6.800
* Pertamax per liter dari Rp12.500 naik jadi Rp14.500
Sontak, rakyat Indonesia heboh, terutama di kalangan para konsumen BBM jenis pertalite dan solar. Sebab, tak tanggung-tanggung, Pertalite naik 30 persen, sedangkan solar 32 persen. Sementara ekonomi masyarakat hari ini masih terseok-seok akibat pandemi Covid-19.
Ketua Badan Kerjasama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sylviana Murni, menyatakan, rakyat sangat sulit menerima kenaikan harga BBM, apa pun alasan yang diutarakan pemerintah.
Apakah anggaran subsidi yang membengkak maupun adanya kompensasi BBM tahun ini, tetap rakyat menilai pemerintah sangat tidak berempati terhadap kondisi ekonomi hari ini. Naiknya BBM sudah pasti berimbas dengan meningkatnya semua kebutuhan pokok.
“Belum lagi imbas berupa fenomena penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak tepat sasaran. Ini preseden buruk dalam perekonomian nasional," imbuh Ketua Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL) DKI Jakarta ini."Ibaratnya, sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Rakyat sudah terbebani kenaikan BBM, mereka harus memikul derita karena BLT tak tepat sasaran.”
Desak Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan BBM
“Saya mendesak pemerintah mengkaji ulang soal kenaikan BBM saat ini. Terutama, soal BLT yang dikhawatirkan nantinya tidak tepat sasaran. Rakyat sudah terbebani dengan kenaikan BBM. Jangan juga mereka harus memikul penderitaan karena BLT tak tepat sasaran,” ucapnya.
Satu hal yang pasti, hemat Sylvi, BBM naik maka efeknya akan menaikkan harga transportasi, logistik, barang-barang dan sebagainya. Ini akan mendorong terjadinya inflasi.
"Kita tahu sendiri ekonomi, terutama UMKM sedang berusaha keras bangkit. Dengan kenaikan BBM ini, pastilah akan terpukul,” tandasnya. (*) Nuh/MTS Foto: @sylviana.murni
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU