
hariansuara.com - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali." (QS. Al Baqarah, 155-156).
KH Ali Yafie yang wafat pada Sabtu, 25 Februari 2023 pukul 22:13 WIB. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 1998-2000 dan Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 1991-1992 berpulang dalam usia 97 tahun di RS. Premier Bintaro.
"Kita kehilangan ulama mulia dan tokoh bangsa. KH. Ali Yafie ini guru dan senior saya. Tokoh yang banyak ilmunya. Tidak hanya menyangkut keagamaan, tapi juga kebangsaan. Beliau senantiasa memberikan bimbingannya dengan cara yang santun dan rasional, yang sangat teguh berpegang pada ajaran agama," ujar Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat bertakziah di rumah duka sebelum dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Sementara itu Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menyatakan hal serupa. Disebutnya, KH Ali Yafie tokoh bangsa panutan umat. Ilmunya luas bagai lautan, akhlaknya tinggi bagai bintang di langit. Karenanya masyarakat Sulawesi Selatan memberinya gelar Anregurutta, pengakuan dirinya sebagi ulama besar.
Berjuta umat muslim mengangkat kedua tangan mereka, mendoa, mengirimkan Al Fatehah bagi Almarhum KH Al Yafie. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu’anh. Ya Allah, ampunilah dia belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.
InsyaAllah keluarga yang ditinggalkan Allah SWT mengaruniai ketabahan dan kesabaran. Aamiin Ya Allah. (*) Santang/MTS Foto: @kyai_marufamin, IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU