
hariansuara.com - Bupati Jember Ir Ir. H. Hendy Siswanto, ST. IPU sangat berbahagia dengan dibukanya Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah (RS Unmuh) Jember pada Sabtu (11/3/2023), setelah tahun lalu hadiri peresmian Rumah Sakit Universitas Jember.
"Jember dengan penduduk 2,6 juta jiwa masih membutuhkan 3-4 rumah sakit lagi untuk melayani seluruh masyarakat Jember tetap sehat," ujar Bupati Hendy dalam sambutannya di peresmian RS Unmuh Jember bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Hanafi, M.Pd.
RS Unmuh Jember tidak berada di pusat kota, melainkan di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari. Kehadiran rumah sakit ini dimaksud untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran. Mereka tak perlu pergi ke kota untuk mengobati sakitnya.
Disampaikan Prof Haedar, Persyarikatan Muhammadiyah terus membangun peradaban dunia sesuai perintah Al Qur'an. Di antaranya, terinspirasi dari Ayat Al Ma’aun dan Al Asr, Muhammadiyah terus mendirikan universitas dan rumah sakit di Tanah Air sebagai bagian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam membangun urusan yang tersambung dengan akhirat.
11 Poliklinik Spesialis
RS Unmuh Jember ini ke-121 rumah sakit di Tanah Air. Berdiri di atas lahan seluas 17.547 meter persegi, terdiri atas tiga lantai, dan pelayanan kesehatan dilayani oleh 93 SDM. Mereka di antaranya 63 tenaga medis, 5 paramedis, dan 25 tenaga non medis.
Ada 11 polikinik ditempatkan pada dua lantai pertama, terdiri atas spesialis penyakit dalam, anak, bedah, obstetri dan ginekologi (Obgyn), gigi dan mulut, THT, dan syaraf, serta klinik umum. Ke depan tengah dipersiapkan poli spesialis mata, jantung, dan paru.
"Pemkab Jember akan mendukung RSU Unmuh Jember dalam melayani kesehatan masyarakat Jember tercinta," tandas Bupati Hendy.
Saat ini, disampaikan pula oleh Prof. Haedar Nashir, Muhammadiyah akan menambah satu rumah sakit di Jayapura, Papua. Ini ikhtiar dalam merintis pembangunan kesehatan di sana. Selain rumah sakit, Muhammadiyah telah mendirikan 363 klinik. Di Jember sendiri ada Klinik Suherman 1 dan 2 di Universitas Muhammadiyah Jember.
Sedangkan perguruan tinggi Muhammadiyah ada 173 buah di Indonesia. Du antaranya 9 universitas di Yogyakarta, Bandung dan Surakarta dikelola oleh organisasi perempuan Muhammadiyah, yaitu Aisyiyah. (*) Sayuti/MTS Foto: Tangkapan Layar
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU