Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

MMLWF Gelar Konser Amal 100 CTFP di Jakarta 31 Januari 2026 Dukung Kiprah Atlet Difabel 

Nasional
31 Dec 2025
MMLWF Gelar Konser Amal 100 CTFP di Jakarta 31 Januari 2026 Dukung Kiprah Atlet Difabel 

hariansuara.com - Konser amal bertajuk "International Charity Concert 100 CTFP" (ICC 100 CTFP) suguhan dari Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) akan digelar pada 31 Januari 2026 di Hotel Sari Pacific Jakarta - Autograph Collection. 

Teristimewa, konser ini dikemas dalam konsep zero budget dan tanpa penjualan tiket. Seluruh musisi dan pengisi acara yang berpartisipasi pun tampil tanpa honor, semata sebagai bentuk dari dedikasi mereka bagi kemanusiaan dan inklusi. 

Natalia Tjahja, pendiri MMLWF dan inisiator 100 CTFP, menyampaikan kepada hariansuara.com, bahwa konser amal ini bagian dari gerakan global untuk memperkenalkan Paralympic kepada dunia. Sebanyak 100 CTFP, Celebrity Talk for Paralympic, menyampaikan 3 pesan kasih mereka kepada atlit difabel sedunia.

ICC 100 CTFP akan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh di Tanah Air yang berkontribusi besar mendukung paralimpik. Berkat kasih Tuhan dan beautiful hearts para donatur perorangan, kegiatan amal dapat berjalan nonstop sejak MMLWF dirintis pada 2007, tanpa MMLWF mengadakan lelang maupun penggalangan dana," ujarnya.

Bila biasa penghargaan diberikan berupa piagam atau piala, ada hal yang berbeda di ICC 100 CTFP, yakni memberikan penghargaan berupa '100 CTFP Card of Honor'. Sebab, 100 CTFP adalah 3 pesan cinta untuk atlit difabel sedunia yang dikemas dalam sebuah kartu merah berukuran kredit kepada atlit difabel untuk mereka bisa bertemu dengan tokoh dunia yang namanya tertera di kartu tersebut.  

"MMLWF akan memberikan Indonesia Award 2025 kepada tokoh-tokoh di Tanah Air yang secara konsisten sejak dirintis pada 2007 terus berkontribusi mendukung para difabel dan gerakan paralympic. 

Catatan mengharukan, dalam rangka Charity Concert 100 CTFP, MMLWF sejak November lalu telah menyalurkan ratusan 'wishes' berupa pemberian kursi roda kepada para difabel di Jawa Tengah dan Jakarta. Untuk korban bencana di Sumatra, penyaluran 'wishes' ini akan terus berlangsung sampai Juni 2026.

Dukungan Internasional

Gerakan 100 CTFP ini mendapat pengakuan luas di kawasan Asia Tenggara. ASEAN Para Sports ederation (APSF) menampilkan 100 CTFP di website resminya. Sebagai penyelenggara ASEAN Para Games 2026, APSF menegaskan, posisi 100 CTFP adalah bagian dari ekosistem Paralympic regional.

Bahkan dalam statement lisannya, Sekretaris Jenderal APSF, Jenderal Wandee Tosuwan, mengaku akan datang ke International Charity Concert 100 CTFP di Indonesia pada 31 Januari 2026 esok. 

"Saya sangat mendukung kegiatan ICC 100 CTFP ini, karena sangat bagus untuk Paralimpik. Saya akan datang di acara pembukaannya. Saya tunggu kedatamgan kalian semua di Jakarta, Indonesia ya," ujarnya, penuh semangat. 

Sebelumnya, saat launching gerakan global 100 CTFP digelar di Ital Auto di Singapura (11/7/2025) dukungan datang dari banyak pihak internasional. Di kesempatan itu, Natalia Tjahja memperkenalkan 100 CTFP Card berwarna merah kepada Ferrari owners club yang masing-masing menyuarakan tiga pesan kasih kepada paralimpik sedunia dan juga hadir pula atlit paralimpik Singapore yang kemudian mereka berparade dengan mobil Ferrari.

Tampak Presiden National Paralympic Council Singapore, Dr. Teo Koh Sock Miang, kemudian Sekretaris Jenderal ASEAN Para Sports Federation, Wandee Tosuwan, dan Sekretaris Jenderal NPC Singapore, Leslie Lee, lalu Direktur Eksekutif Singapore Disability Sports Council, Kelly Fan, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo.

Natalia Tjahja diundang di acara bersama Menteri Negara Singapura, Low Yen Ling, disertai Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons. Disampaikan Natalia, bahagia hatinya semua pihak mendukung gerakan global 100 CTFP yang berlangsung pada detik-detik terpilihnya kembali Andrew Parsons sebagai Presiden IPC mulai September 2025.

ICC 100 CTFP  untuk Para Beautiful Hearts kepada Difabel

Maestro musisi Dwiki Dharmawan akan memainkan kepiawaiannya sepanjang Konser Amal 100 CTFP esok. Tampil penyanyi Ita Purnamasari, juga Irjen Kementerian Kebudayaan RI, Fryda Lucyana, dan soloist Musica’s Studio, Yoan. Ikut memeriahkan, Ricardo Ryo, Gracia Jonwilin, Shannon Lee Jackson, dan remaja penyandang disabilitas berbakat Moreno, Gwen, Giti, Hawa, dan Dennis.

Rencananya, ratusan penyandang disabilitas akan menghadiri konser amal ini. Sekaligus mereka bisa menyaksikan pemberian penghargaan 100 CTFP Indonesia Card Honor 2025 kepada para tokoh di berbagai bidang di Tanah Air yang telah berkontribusi besar dalam mendukung difabel hingga gerakan Paralympic.

Sebut di antaranya, Business Leaders (Harnoto Darsono dan Siti Marifah); Sports Leader (Raja Sapta Oktohari); Music Maestro (Dwiki Dharmawan); Legendary Fashion Designer (Didi Budiardjo), dan Hospitality Leader (Muhammad Jufri Sakka, Marriott Business Council Jakarta, Indonesia).

Selain itu Film Personality (Rina Damayanti); Legendary Vocalist (Ita Purnamasari); Vocal Artists (Andrigo, Gracia Jonwilin, Yoan); Women in Influence (Rita Pusponegoro, Sylvia Hendarto, Jenny O, Anita Rusdi, Anita Djajadiningrat); Youth Leaders (Jadrianna Aletta Sutrisno, Ricardo Ryo, Christian Kertawiguna, Malika Djajadiningrat); Lead Youth Leader (Jadrianna Aletta Sutrisno), serta Friends of Advocacy (Saurma Siahaan, Tony Thamsir, Mepi Lin), dan Lead Friend of Advocacy (Endah Fajar Pratiwi).  

Natalia sangat gembira melihat apresiasi Direktur Festival Jakarta Film Week, Rina Damayanti, yang mendukung MMLWF, "Para Athlete & Film Festival". Pada gelar Jakarta Film Week, Damayanti terkhusus menghadirkan atlit paralimpik berkuda juara Asia, Gemma Rose Foo, berjalan di karpet merah. "Ini penghargaan yang mengharukan, sekaligus membesarkan hati," katanya.   

Kepada hariansuara.com, Natalia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya International Charity Concert 100 CTFP dengan budget nol ini. Katanya, tak dapat disampaikan satu per satu, namun butir-butir kebaikan itu tak akan sia-sia. Ia akan terus naik ke langit dan bersaksi kepada Sang Khalik. 

"Terima kasih juga kepada Andrew Parsons dan Wandee Tosuwan yang memiliki peran sangat penting dalam perjalanan gerakan global 100 CTFP dan telah melibatkan 327 tokoh dunia dari berbagai negara. Bahkan seluruh dokumentasi kegiatan diarsipkan di kantor Presiden IPC di Bonn, Jerman,” pungkasnya. (*) Melia Hapsarani/MTS           Foto: MMLWF

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X