Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

PAN: Wacana Perketat Artis Nyaleg Aroma Diskriminatifnya Terasa

Politik & Pemerintahan
24 Aug 2016
PAN: Wacana Perketat Artis Nyaleg Aroma Diskriminatifnya Terasa

 

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP)  PAN menolak wacana memperketat syarat publik figur atau artis yang ingin menjadi legislator. Wacana ini dianggap belum perlu karena juga dinilai tak adil dan diskriminatif.

 

“Rasanya belum perlu. Jangan membeda-bedakan profesi dan latar belakang keahlian seseorang sebagai syarat pencalegan,” ujar Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno dalam pesan singkatnya kepada hariansuaracom, Rabu (24/8/2016).

 

Eddy menekankan draft RUU Pemilu bila direvisi seyogyanya menganut asas kesetaraan. Pasalnya, tak adil hanya diberlakukan untuk syarat menjadi legislator. Sementara, dalam calon kepala daerah, tak ada syarat pemberatan.

 

“Kedepankan asas kesetaraan, calon kepala daerah tidak terkena aturan seperti ini,” sebutnya.

 

Kemudian, diingatkan jika ingin merevisi RUU Pemilu maka jangan sampai ada pandangan diskriminasi dalam prosesnya. Namun, untuk hal ini dinilainya terlihat unsur diskriminasi.

 

“Aroma diskriminatifnya jelas terasa. Kenapa profesi tertentu harus dibedakan dan seakan diberikan pembatasan,” tuturnya.

 

Seperti diketahui, revisi Undang-Undang Pemilu tengah digodok yang salah satunya terkait wacana memperketat syarat artis yang ingin menjadi legislator. Wacana ini menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.

 

Tim pakar pemerintah memberikan usul kepada DPR untuk memperberat syarat bagi artis, publik figur sampai pengusaha yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR

 

Sebagai parpol yang termasuk banyak mengusung artis sebagai legislator, PAN pasang badan untuk menolak wacana ini karena dinilai diskiriminasi.

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X