
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS mendeklarasikan kadernya Mardani Ali Sera untuk maju sebagai bakal calon wakil gubernur bersama Sandiaga Uno di Pilkada DKI. Keputusan ini diambil karena PKS perlu berkoalisi dengan parpol lain.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan pihaknya perlu mengambul sikap cepat karena pendaftaran pasangan calon darin parpol akan dimulai pada 19 September 2016.
“Kami ambil sikap kenapa? Karena pendaftaran tinggal beberapa hari lagi. Kami perlu keputusan untuk berkoalisi,” kata Hidayat di Jakarta, Jumat (9/9/2016).
Dijelaskan Hidayat, kursi yang dimiliki PKS di DPRD DKI hanya 11 kursi yang mesti berkoalisi dengan parpol lain untuk mengusung pasangan calon. Keputusan agar Mardani maju mendampingi Sandiaga dilakukan pada Kamis (8/9), malam. Elite PKS seperti Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Jufri.
“Ada bapak Presiden Sohibul, ketua Majelis Syuro Pak Segaf dan Sekjen Mustafa kamal. Kami lakukan ini karena kursi kami hanya 11 kursi,” sebut Wakil Ketua MPR tersebut.
Lanjutnya, kata dia, keputusan penunjukan Mardani Ali Sera sebagai bakal cawagub Sandiaga juga sudah disetujui Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.
“Pak Prabowo Insya Allah setuju,” ujarnya.
Selain itu, alasan lain berkoalisi dengan Gerindra karena PDIP sepertinya belum menunjukan akan mengambil sikap terkait Pilkada DKI. Sikap lama PDIP ini sepertinya membuat PKS mengambuil sikap.
“PDIP juga belum ambil sikap. Kalau masih menunggu PDIP, mereka belum jelas mendukung atau tidak dukung Ahok,” tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Mardani Ali Sera mengaku siap menjalankan penunjukan sebagai bakal cawagub mendampingi Sandiaga. Dengan penunjukan ini, ia mengatakan akan berkontribusi untuk kepentingan Jakarta.
“Insya Allah siap untuk menjalankan amanah ini dan memberikan kontribusi buat perbaikan Jakarta,” sebutnya. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU