
Jakarta - Pendaftaran pasangan calon untuk Pilkada serentak termasuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI tinggal menunggu hitungan hari. Sebagai barometer di Pilkada, Pilgub DKI diharapkan bisa diikuti lebih dari 2 pasangan.Dengan minimal 3 pasangan calon yang ikut serta Pilgub DKI maka akan memberikan persaingan demokrasi yang lebih berkualitas."Masyarakat akan disuguhkan paslon lolos seleksi dan bisa didengar visi misinya. Kami berharap sebagai salah satu parpol pengusung, Pilkada DKI diikuti lebih dari 2 pasangan. Minimal 3 pasangan lah," kata politikus Hanura Miryam S. Haryani saat dihubungi hariansuaracom, Selasa (13/9/2016).Miryam menekankan pasangan calon yang lolos seleksi harus memiliki rekam jejak bagus dengan program yang jelas. Masyarakat juga bisa menilai kualitas dengan pilihan langsung saat hari pencoblosan, tanggal 15 Februari 2017."Supaya bisa melihat rekam jejak yang jelas. Bukan memilih kucing dalam karung. Bagaimana program yang jelas. Rakyat bisa menilai. Jangan ada pahlawan kesiangan yang belum ada rekam jejaknya," tutur anggota Tim Pemenangan petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok itu.Seperti diberitakan, baru ada 2 bakal cagub yang diusung parpol pendukung. Ahok sebagai petahana diusung NasDem, Hanura, dan Golkar.Kemudian, Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS.Nama-nama lain seperti Yusril Ihza Mahendra, Ustadz Yusuf Mansyur, sampai Rizal Ramli juga didorong maju ke Pilgub DKI. Pendaftaran pasangan calon untuk Pilkada serentak akan dimulai Senin (19/9) sampai Rabu (21/9). (*) Ikram Ramadhan/Hardani Triyoga
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU