
hariansuara.com, Jember - Infrastruktur pedesaan, khususnya jalan di beberapa daerah Kabupaten Jember kondisinya sangat tidak layak. Bakal Calon Bupati Jember 2020-2025, Hendy Siswanto, sudah sejak lama merasa sangat prihatin. Masyarakat pun sudah menderita akibat jalan yang belum juga diperbaiki. Pada 15 November 2019, misalnya, saat berkunjung ke Kelompok Tani Kalijompo, Sukorambi. Jalan di sana rusak berat. Parmo dan Niri, petani setempat, curhat kalau jalan tak juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten. Bertahun-tahun janji akan memperbaiki jalan desa tinggallah janji.
Jalan rusak ternyata tidak hanya ada di Sukorambi, melainkan juga di Karangrejo dan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari. Minggu (14/6) malam saat berkunjung ke sana, Bacabup Hendy Siswanto kembali dicurhati soal jalan yang rusak selama bertahun-tahun. Kemudian penerangan jalan yang sangat minim. Kondisi tersebut sangat menyulitkan mobilitas orang dan barang yang keluar-masuk.
Melihat kondisi tersebut Hendy Siswanto turut prihatin dan menilai infrastruktur jalan sebagai prioritas pembangunan ke depan. Karena jalan yang layak adalah faktor penentu bagi tumbuh kembangnya perekonomian suatu daerah.
“Bagaimana ekonomi bisa tumbuh dan berkembang jika jalannya rusak? Kalau akses jalannya baik, ekonomi bisa berkembang dan anak-anak bisa berangkat ke sekolah dengan nyaman dan aman,” ujar Hendy Siswanto.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk saling bahu membahu membenahi Jember. Menurutnya, tahun ini adalah kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk membuat perubahan untuk Jember.
“Saya mengajak bapak ibu semuanya untuk bekerja bersama-sama. Permasalahan Jember ini sudah menumpuk dan sangat sulit diselesaikan oleh satu dua orang. Butuh partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Dan tahun ini kita semua memiliki peluang terakhir untuk membenahi Jember. Jika bukan tahun ini, maka dampak buruknya akan ditanggung oleh anak cucu kita nanti. Ayo, sama-sama bekerja membangun Jember, wes wayahe mbenahi Jember,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama Hendy Siswanto beserta istri, Kasih Fajarini memberikan bantuan paket beras kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di tengah wabah virus corona. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU