
hariansuara.com, Jember – Gus Firjaun, bakal calon wakil bupati pendamping calon bupati Jember H Hendy Siswanto, terlihat semakin kerap berada di tengah masyarakat. Konsisten, ia memenuhi janjinya atas mandat yang diterimanya dari para kyai sepuh Jember maupun pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Hari-hari empunya nama lengkap KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman bin Achmad Siddiq bin Muhammad Shiddiq ini seakan tak pernah berlalu tanpa kegiatan menyapa masyarakat Jember.
Seperti disampaikan Gus Firjaun di banyak kesempatan, proses dirinya menjadi berpasangan dengan bakal calon bupati Jember H Hendy cukup unik. Sampai empat kali Ji Hendy, sapaan akrab pengusaha Jember tersebut, mengajak putra bungsu Rais Aam PBNU ini maju ke Pilkada 2020 bersamanya.
Namun selalu saja dijawab Gus Firjaun, “Saya istiqarahkan dulu” alias tidak serta merta menerima tawaran tersebut. Namun, keseriusan Ji Hendy mendekatinya, dan yang utama adalah titah para kyai sepuh Jember dan pengurus PWNU Jawa Timur, akhirnya Gus Firjaun pun luluh.

“Di Pondok Pesantren Lirboyo saya menerima mandat dari para kyai sepuh untuk berpasangan dengan H Hendy Siswanto di gelanggang politik. Titah ini sebuah amanah yang besar lagi mulia, maka sebagai seorang santri, saya siap bersama H Hendy membenahi Jember menjadi kabupaten yang maju, berakhlak, dan sejahtera,” ujar Gus Firjaun yang mengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqie Putra (Ashtra).
“Adanya kami berdua maju di Pilkada Jember 9 Desember nanti menjadi Bupati dan Wakil Bupati dengan niat membangun Jember di segala sektor sebagai investasi akhirat. Jadi, lebih ke tataran Ilahiyah, beribadah kepada Allah dan ini harus dipertanggungjawabkan. Tidak main-main.”
KONSOLIDASI & FOKUSKAN KEMASLAHATAN MASYARAKAT
Setelah ikrar terukir, H Hendy dan Gus Firjaun pun makin memantapkan langkah, menguatkan kebersatuan pemikiran dan tekad menyelamatkan Jember dari keterpurukan di semua sektor. Komunikasi dan diskusi terkait kemasalahatan masyarakat Jember terus dijalin.
Dan yang terpenting adalah mengawalinya dengan menyuplai energi yang besar untuk memasuki gelanggang politik. Didampingi KH Mutawakkil Alallah, sowan ke KH Nawawi Abdul Jalil, memohon doa restunya.
“Bagi kami berdua, doa restu para kyai sepuh itu ibarat power yang menyuplai energi besar bagi kami untuk masuk ke gelanggang politik,” ujar Gus Firjaun.
Mereka pun sowan ke para kyai di Jember dan Jawa Timur, seperti ke Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, M Ag, menemui Katib Aam PWNU Jatim, KH. Syafrudin Syarif, ke pimpinan Ponpes Lirboyo, Kediri, KH M Anwar Manshur, menjumpai pemimpin Ponpes Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, S.H., M.M, serta Wakil Rais PWNU Jatim. KH Anwar Iskandar, dan pimpinan Ponpes Al Amin Ngasinan, Kediri yang juga menjabat sebagai Wakil Rais Aam PWNU Jatim.


Gus Firjaun pun terlihat di banyak kegiatan berdua dengan bakal calon Bupati Jember H Hendy Siswanto. Seperti beberapa waktu lalu ke Pesantren An-Nuriyah di Jalan Dharmawangsa, Kaliwining, Rambipuji. Mereka ber-ta’ziyah (melayat) Nyai Hj Latifah Musta’in Romli, istri dari Al-Maghfurlah KH Mustain Romli, pendiri Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang. Terakhir, hadir di acara Konsolidasi Pengurus Partai Nasional Demokrat dan menjawab pertanyaan-pertanyaan wartawan di konferensi pers.
Gus Firjaun di kali lain beraktivitas sendiri menyapa masyarakat. Ia menerima kedatangan Ustadz Mastur Ibrahim, Dosen Institut Agama Islam Negeri Jember sekaligus pengasuh Pesantren Baitul Ilmi, yang memberikan hadiah kitab dari Syahamah Indonesia. Kemudian menghadiri di sejumlah acara seperti di Masjid Al Muhajirin beberapa waktu lalu. 

Pun, melakukan temu warga di Kecamatan Balung, untuk menyerap berbagai aspirasi warga terkait pembangunan dan peningkatan ekonomi Jember. Gus Firjaun hadir bersama relawan Barhen’s menemui warga yang telah berkumpul di rumah Nuratim, warga Desa Gumelar, Balung.
“Jember adalah kecintaan kita semua. Untuk membangun Jember agar bangkit dari keterpurukan harus kita perjuangkan bersama-sama. Ini tugas kita semua, dan waktunya sudah tiba. Dengan berikhtiar, doa dan kebulatan tekad, kita bisa wujudkan Jember yang maju, berakhlak dan sejahtera,” ujar Gus Firjaun, sungguh-sungguh. (*) zai/mel Foto: IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU