
hariansuara.com, Jember – Hendy Siswanto-Gus Firjaun atau Muhammad Balya Firjaun Barlaman daftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KUPD) Jember sore tadi (4/9/2020). Bakal calon bupati-wakil bupati Jember ini menyerahkan berkas pendaftaran untuk maju ke Pilkada 2020.
Keduanya datang didampingi lima partai politik pengusung, yakni Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat. Total keseluruhan kursi DPRD berjumlah 28.
KPUD menganulir rekom dari Partai Berkarya (Tommy Soeharto), karena itu diberikan sebelum parpol tersebut melakukan Munaslub. Diketahui, parpol Berkarya (Muchdi Pr) memberikan rekom kepada kandidat lainnya.
Serangkaian agenda dilakukan pasangan Bacabup Hendy Siswanto dan bacawabup Gus Firjaun jelang ke KPUD. Mereka menjalankan sholat Jumat di Masjid Roudhotul Muchlisin yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 180, Kaliwates, Jember, Jawa Timur.
Yang istimewa, Gus Firjaun menjadi khatib sekaligus imam pada sholat Jumat siang tadi. Diketahui, Gus Firjaun adalah putra dari Rais Aam PB Nahdlatul Ulama, almarhum KH Achmad Shiddiq. Ia juga pengasuh PPI Ashtra Talangsari, Jember. Sedangkan Hendy Siswanto adalah mantan birokrat yang menjadi pengusaha.
Usai sholat Jumat, Hendy-Gus Firjaun ziarah ke makam kakek Gus Firjaun, KH Shiddiq, dan di sana melakukan tawasulan serta doa bersama yang dipimpin KH. Syafiuddin dan KH. Hasan Mutawakil. Gus Firjaun adalah cucu dari KH Shiddiq dari garis keturunan KH Achmad Shiddiq.
Dilanjutkan dengan naik mobil komando menuju KPUD Jember. Sepanjang perjalanan, warga masyarakat, relawan dan simpatisan ikut mengiringi mereka sambil bersholawat.
“Kami berdua ke KPUD untuk menyerahkan berkas persyaratan untuk mengikuti Pilkada 2020,” ujar Hendy Siswanto dalam keterangannya. “Kami mendaftar bersama Ketua dan Sekretaris dari 6 Partai pengusung kami.”
Gus Firjaun, seperti disampaikannya di banyak kesempatan, maju di Pilkada ini bukan karena keinginan pribadi, melainkan banyak pihak memintanya dan juga para kiai sepuh mendukungnya.
Hendy Siswanto dalam keterangannya menambahkan, bahwasanya keputusannya untuk mengikuti pemilihan kepala daerah ini semata karena terpanggil melihat kondisi Jember yang karut marut.
“Saya dan Gus Firjaun maju dalam pencalonan bupati-wakil bupati Jember ini bukan dalam rangka melamar pekerjaan. Niat kami adalah ibadah untuk menyelesaikan pekerjaan. Membangun Jember agar keluar dari keterpurukan. Membangun Jember menjadi kabupaten yang maju, berakhlak, makmur dan sejahtera,” ujar Hendy.
Tahap setelah pendaftaran ini, pihak KPUD akan melanjutkan tugasnya meneliti persyaratan administratif berkas yang diserahkan tadi. Termasuk di antaranya meneliti surat keputusan (SK) yang ada di tingkat Kabupaten itu dengan data dari Dewan Pengurus Pusat (DPP). Pendek kata, proses-proses menjelang Pilkada 2020 nanti akan terus bergulir. (*) roh/mel Foto: IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU