Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Calon Tunggal Marak di Pilkada 2020, PKS: Tanda Sakit Demokrasi Kita

Politik & Pemerintahan
16 Sep 2020
Calon Tunggal Marak di Pilkada 2020, PKS: Tanda Sakit Demokrasi Kita

hariansuara.com, Jakarta - Perhelatan Pilkada 2020 masih diwarnai dengan fenomena pasangan calon tunggal melawan kotak kosong. Fenomena ini pun disorot Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Mardani mengkritisi ada 25 daerah yang akan menghelat paslon tunggal melawan kotak kosong. Ia menilai hal itu sebagai demokrasi yang sakit karena tak memperlihatkan kompetisi yang sehat.

“Calon tunggal tanda sakitnya demokrasi kita, karena menunjukkan tidak ada esensi demokrasi, yaitu kompetisi," kata Mardani di akun Twitternya, @MardaniAliSera yang dikutip hariansuara, Rabu 16 September 2020.

Bagi Mardani, maraknya calon tunggal harus jadi catatan dan evaluasi. Menurutnya, setiap pilkada, fenomena itu terus naik.

Dia menyinggung perlunya menurunkan ambang batas pasangan calon untuk pilkada.

“Karena itu, usulan menurunkan ambang batas Pilkada wajib hukumnya,” jelas Mardani.

Menurutnya, dengan penurunan ambang batas dari 20 persen kursi legislatif di daerah jadi 10 persen bisa menghindari calon tunggal.

“Angka syarat 10 persen hingga sekarang 20 persen kursi diharapkan dapat membuat kian banyak paslon mendaftar. Dan banyaknya calon membuat kontestasi karya dan gagasan dapat terlaksana," jelas anggota DPR itu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya sudah menutup pendaftaran bakal calon kepala daerah. Dari pengumuman KPU, diketahui ada 28 daerah yang akan melaksanakan pencoblosan dengan hanya satu pasang calon. 

Namun, setelah perpanjangan pendaftaran selama tiga hari ada tiga paslon yang mendaftar untuk tiga daerah lainnya. Dengan demikian, ada 25 daerah yang resmi hanya paslon tunggal melawan kotak kosong. (*)  lia/lia      FOTO: Ilustrasi dukungan pilkada-ANTARA

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X