
hariansuara.com, Jakarta - Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais mengumumkan nama partai politik barunya yaitu Partai Ummat. Parpol baru bentukan Amien ini rencananya akan di-launching pada Desember 2020.
Demikuan penjelasan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu dalam akun YouTube Amien Rais Official. Amien saat mukadimah pengumuman, dengan merujuk ajaran dalam Alquran.
Kata dia, dalam kitab suci Alquran diingatkan agar umat Muslim beriman siap mengarungi kehidupan di dunia senantiasa melaksanakan dua perintah Allah SWT secara serentak.
"Yang pertama bagaimana melakukan al amru bil-ma'ruf dan an nahyu 'anil munkar yakni memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan. Kedua menjalankan al amru bil 'adli dan annahyu 'anizzulmi yakni menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman," jelas Amien, dalam video tersebut yang dikutip hariansuara, Kamis 1 Oktober 2020.
Menurut dia, untuk perbedaannya dalam dua ajaran ini yaitu pertama menyangkut urusan mikro. Sementara, yang kedua terkait keadilan dan kezaliman maka berurusan dengan kekuasaan.
"Bila yang pertama bergerak lebih pada tatanan personal familiar dan kuomunal level mikro, maka yang kedua lebih pada tataran nasional level makro dan berkaitan erat dengan masalah kekuasaan," lanjut tokoh Reformasi itu.
Amien mengatakan, sejarah umat manusia menunjukkan hanya negara yang mampu melakukan kezaliman kolosal. Begitu juga sebaliknya, hanya negara yang dapat menegakkan keadilan secara merata.
"Namun hanya negara pula yang dapat menegakkan keadilan bagi semua rakyatnya semua tergantung pada pemerintah yang sedang berkuasa," kata Amien
Dia menyindir jika sebuah negara tak lagi punya prioritas membela kepentingan rakyat, tapi hanya menguatkan konglomerat, maka harus ada ikhtiar dari rakyat. Menurutnya, salah satu khtiar itu dengan menegakkan keadilan sekaligus melawan kezaliman secara sistematis lewat perjuangan politik.
"Partai Ummat, insha Allah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," ujar Amien
Usai perhelatan kongres PAN, komunikasi Amien Rais dengan Ketum Terpilih Zulkifli Hasan menjadi renggang. Berkali-kali, Amien menyinggung cara Zulkifli yang memenangkan kongres PAN menjadi aib demokrasi.
Dia pun menegaskan keinginannya tak mau bergabung lagi jadi bagian partai yang didirikannya itu. (*) zai/lia FOTO: IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU