
hariansuara.com, Jember – Pupuk mudah didapat dan harga terjangkau adalah salah satu kunci dari keberhasilan suatu daerah dalam memajukan sektor pertanian.
Kabupaten Jember justru terkendala dalam hal pupuk. Petani sulit mendapatkan pupuk, dan kalaupun ada, mahal harganya. Karenanya, para petani pusing tujuh keliling dan mengeluh dibayangi kemiskinan bila kondisi ini terus berlanjut.
Jember Harus Punya Pabrik Pupuk Sendiri
Calon bupati Jember nomor urut 2 (dua), Hendy Siswanto menemukan keluhan-keluhan serupa itu dari para petani yang dijumpainya saat blusukan ke desa-desa. Seperti yang dijumpai Haji Hendy yang berpasangan dengan Gus Firjaun (KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman) pada Pilkada 2020 nanti miris melihat kondisi ini.
“Mata pencaharian mayoritas masyarakat di Jember adalah bertani. Untuk menghasilkan panen yang berlimpah dan berkualitas bagus tentu memerlukan pupuk. Jadi, sangat disayangkan jika petani kesulitan mendapatkan pupuk, dan kalaupun ada harganya tak terjangkau,” ujar Haji Hendy, sambil melanjutkan,
“Pupuk itu hak petani. Jadi, hukumnya wajib bagi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani dengan harga terjangkau. Yang ada sekarang, petani melulu tergantung pada pupuk bersubsidi. Begitu pupuk subsidi ini langka, maka semua petani kebingungan.”
Melihat realita yang ada di mana kebutuhan akan pupuk sangatlah besar, maka untuk memajukan sektor pertanian, Kabupaten Jember harus memiliki pabrik pupuk sendiri. Dengan ridho Allah dan mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin Jember, ini menjadi komitmen dan kepedulian pasangan Haji Hendy-Gus Firjaun kepada para petani.
“Melihat kebutuhan Jember akan pupuk yang sangat besar, ke depan kita wajib memiliki pabrik pupuk sendiri di sejumlah titik. Dengan demikian, petani dapat dengan mudah memperoleh pupuk dan dengan harga yang terjangkau. InsyaAllah, dengan terselesaikannya masalah pupuk, maka Kabupaten Jember bisa mewujudkan swasembada pangan,” urai Haji Hendy. “Semua itu bisa diwujudkan asal Bupati dan DPRD akur. Bekerja bersama, saling bahu membahu, bersinergi dan berkolaborasi.” (*) aini/mae Foto: HSC
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU