Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

SBY: Saya Tidak Yakin Kalau BIN Anggap Saya Musuh Negara

Politik & Pemerintahan
13 Oct 2020
SBY: Saya Tidak Yakin Kalau BIN Anggap Saya Musuh Negara

hariansuara.com, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY merespons isu dalang demo rusuh tolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Ada opini yang berkembang dengan mengarahkan SBY sebagai terduga sponsor demo rusuh di sejumlah daerah.

Kabar dalang rusuh demo ini mencuat setelah ucapan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Badan Intelijen Negara (BIN) yang tahu dalang demo rusuh tersebut.

SBY mengatakan sejauh ini hubungannya dengan Airlangga dan BIN baik. Demikian juga dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

"Saya kok tidak yakin Kalau Pak Airlangga, Pak Luhut atau BIN yang dimaksud itu Saya. Hubungan Saya dan Pak Airlangga selama ini baik, dengan Pak Luhut juga baik, dengan BIN juga baik. Tidak ada masalah. Saya tidak yakin kalau BIN ini menganggap saya ini musuh negara," kata SBY dalam sebuah video di akun YouTube resminya, Susilo Bambang Yudhoyono yang diunggah Senin petang, 12 Oktober 2020.

SBY pun meminta agar pemerintah transparan mengungkap identitas dalang yang menggerakkan aksi unjuk rasa. Harapan SBY agar masyarakat tahu dan tak ada opini liar yang berkembang.

"Siapa yang dimaksud aktor yang menunggangi yang menggerakkan dan membiayai itu. Mungkin kalau tidak ada kejelasan ini tidak baik," lanjut pendiri Partai Demokrat itu.

Menurutnya, tak baik kondisi masyarakat yang memunculkan saling menaruh kecurigaan satu sama lain. Kondisi itu menurutnya juga tak baik bagi stabilitas negara jika masyarakatnya saling curiga. 

Menurut SBY, harus mengungkap dan menyebutkan secara jelas. Sebab, jika tidak negara akan dianggap melakukan kebohongan

"Lebih bagus kalau memang menggerakkan, menunggangi, membiayai, itu oleh negara dianggap kejahatan, melanggar hukum dan hukum harus ditegakkan, lebih baik disebutkan," tutur SBY.

SBY mengingatkan, pemerintah yang dapat amanah tak boleh membiarkan rakyat menduga-duga dan memunculkan spekulasi berkepanjangan. Ia bilang, negara juga tidak boleh main tuduh secara sepihak tanpa didasari bukti yang jelas.

"Karena kita harus percaya pada pemerintah kita. Kita harus put trust, kepercayaan kepada pemerintah kita untuk menjalankan tugas-tugasnya. Kalau rakyat nanti menganggap ini kok main tuduh negara, pemerintah menjadi tidak bagus," ujarnya.

Kemudian, ia berharap lagi agar jajaran menteri Jokowi dan BIN bisa menjelaskan pernyataan yang disampaikan di depan masyarakat. Ia menekankan setiap pejabat negara adalah amanah dari rakyat.

"Itulah etika yang harus dimiliki siapapun yang sedang mengemban amanah memimpin negeri ini," ujarnya. (*) ras/zai       FOTO: Susilo Bambang Yudhoyono/Youtube Susilo Bambang Yudhoyono

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X