
hariansuara.com, Jember - Kabupaten Jember yang berada di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur memiliki ragam seni budaya yang khas, hasil akulturasi dari sejumlah etnis yang bermukim di sana. Kearifan lokal ini sewajibnya terus hidup dan terpelihara secara turun temurun.
Pun, di kalangan masyarakat Talangsari, Jember semangat untuk melestarikan seni budaya begitu tinggi. Calon bupati Jember nomor urut dua (2) Hendy Siswanto merasa terharu dan bangga melihat kreativitas pemuda Talangsari yang sukses menggelar pentas seni budaya beberapa waktu lalu.

Termasuk suguhan hadroh, yaitu kesenian rebana, yang menyambut kehadiran Haji Hendy Siswanto. Atraksi seni lainnya berupa tarian Singo Barong juga sangat memikat. Para pemuda Talangsari terus menunjukkan bakat seni tari mereka melalui pagelaran yang bertajuk Bujang Ganong.
Haji Hendy Siswanto, yang berpasangan dengan Gus Firjaun (KH Muhammad Barly Firjaun Barlaman) pada Pilkada 2020, 9 Desember nanti, secara langsung menyampaikan apresiasinya.

“Terima kasih kepada para pemuda Talangsari yang sudah memberikan pertunjukan yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mendukung penuh agar kegiatan ini digelar secara rutin,” ujarnya.
Lebih jauh disampaikan Haji Hendy, bahwa kesenian adalah salah satu sendi kehidupan yang sangat berperan penting di masyarakat. Seni dan budaya menjadi identitas masyarakat, khususnya di Kabupaten Jember. Untuk itu, hemat Haji Hendy, seni dan budaya warisan leluhur ini wajib dilestarikan hingga anak cucu.

Wadah Pentas Seni Budaya yang Representatif
Melihat potensi-potensi masyarakat Jember di bidang seni dan budaya, Haji Hendy Siswanto sangat menghargainya. Di sini, katanya, sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir, mendukung untuk pelestariannya.
Namun sangat disayangkan, selama ini dilihatnya pemerintah daerah tidak memberi perhatian kepada kiprah para pekerja seni dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian seni dan budaya warisan leluhur.

“Seniman dan budayawan di Jember harus diperhatikan. Dengan izin dan ridho Allah serta amanah masyarakat kepada saya dan Gus Firjaun untuk memimpin Jember, kami sepakat membangun wadah khusus yang layak agar para seniman dan budayawan bisa menunjukkan kreasi dan karya seni dan budaya mereka,” ujar Haji Hendy.
Diharapkan dengan berdirinya wadah pagelaran yang representatif tersebut, insan pekerja seni dan budayawan tambah semangat dalam berkreasi. Masyarakat juga bisa menikmati suguhan seni budaya tersebut dengan mudah dan nyaman. Bahkan bukan tidak mungkin, nantinya pertunjukan seni budaya Jember akan mencuatkan peluang suburnya pariwisata kultural, seni dan budaya sehingga mengundang masuknya para wisatawan ke Jember. (*) roh/mae Foto: HSC
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU