Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Haji Hendy: Daerah Perbatasan dan Pinggiran Jarang Tersentuh Pembangunan

Politik & Pemerintahan
16 Oct 2020
Haji Hendy: Daerah Perbatasan dan Pinggiran Jarang Tersentuh Pembangunan

hariansuara.com, Jember – Kecamatan Jelbuk terletak di perbatasan Jember dengan Kabupaten Bondowoso. Terdapat enam desa di sana, yakni Panduman, Sukowiryo, Sukojember, Sugerkidul, Sucopangepok dan Jelbuk. Daerah perbatasan, seperti acap ditemukan di mana saja, selalu tidak terperhatikan. Relatif tertinggal dalam hal pembangunan. 

Benar saja, itulah realita yang ditemukan Haji Hendy Siswanto, calon Bupati nomor urut 2 (dua) berpasangan dengan Gus Firjaun di Pilkada 2020,  saat berkunjung ke desa-desa di Kecamatan Jelbuk. 

“Mayoritas daerah pedesaan yang lokasinya di perbatasan dan pinggiran itu sangat jarang tersentuh pembangunan. Banyak jalanan di pedesaan yang rusak dan tanah bebatuan. Begitu memasuki musim penghujan, jalannya akan sulit dilalui,” urai Haji Hendy.

Ditemui pula, tak hanya akses jalan yang buruk, melainkan sangat minimnya  infrastruktur penunjang seperti aliran listrik, apa lagi jaringan internet. Kondisi ini tentu menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas keseharian. Terlebih saat ini kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara online. 

“Sejak merebaknya Covid-19, diberlakuan kegiatan belajar dari rumah. Tentu kegiatan ini sangat bergantung pada ketersediaan listrik dan jaringan internet.  Untuk itu pemerintah daerah wajib menyediakan kebutuhan masyarakat, seperti listrik dan jaringan internet ini,” lanjut Haji Hendy.

Melihat kondisi desa-desa di Kecamatan Jelbuk, Haji Hendy dan Gus Firjaun komit untuk memberi hak masyarakat dalam menikmati pembangunan yang merata sampai di daerah perbatasan dan pinggiran. Pembangunan ini harus segera dilakukan, mengingat biayanya akan semakin besar jika ditunda-tunda.

“Salah satu program saya dan Gus Firjaun adalah membangun jalan outer ring road di Kabupaten Jember. Tujuannya adalah agar daerah-daerah di pinggiran dan pedesaan dapat saling terkoneksi, akses jalan semakin mudah dan ini dapat memangkas waktu perjalanan orang dan barang,” jelas Haji Hendy. 

Diharapkan, dengan terbukanya akses jalan tersebut maka masyarakat akan bersemangat dalam berikhtiar, ekonomi setempat pun akan bertumbuh, dan masyarakat juga akan memperluas wawasan seiring terpupusnya keterisolasian tersebut. (*) hab/mel    Foto: HSC

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X