Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Haji Hendy-Gus Firjaun Ingin Benahi Pertanian Jember Jaya Kembali Seperti di Era Bupati Abdul Hadi 

Politik & Pemerintahan
26 Nov 2020
Haji Hendy-Gus Firjaun Ingin Benahi Pertanian Jember Jaya Kembali Seperti di Era Bupati Abdul Hadi 

hariansuara.com, Jember - Sumbangsih sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Jember sebesar 30% untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Namun di tahun 2018  turun menjadi 27%.

Haji Hendy Siswanto, Cabup nomor urut 2 berpasangan dengan Gus Firjaun di Pilkada 2020 pada 9 Desember nanti, jauh hari sudah menengarai kondisi pertanian Jember akan semakin buruk jika permasalahannya tak segera diatasi. 

Dari setahun lalu, setidaknya, Hendy Siswanto sudah menyatakan penilaiannya itu kepada publik di talkshow Jember 1 TV Sang Kandidat dalam topik Bersama Membangun Jember.

"Pertanian Jember akan bertambah sulit ke depan karena persoalan yang ada. Pupuk yang susah didapat. Kalau pun ada, harganya tinggi. Ditambah dengan harga jual hasil pertanian yang turun di pasaran saat panen, sehingga tidak sebanding antara hasil jual dengan biaya produksi," katanya.

Pun, Hendy Siswanto sangat menyayangkan persoalan di sektor pertanian yang tidak diatasi cepat-cepat. Masalahnya, kekuatan ekonomi di Jember ada di sektor pertanian dan perkebunan. 

"Kalau kita tidak benar-benar membantu petani. Justru kondisi ini akan jadi persoalan besar bagi Jember dan perekonomian di Jember secara keseluruhan,” tuturnya.

Bagaimana dengan Jember sebagai penghasil kakao dan kopi yang mengalami penurunan? Hendy menegaskan juga, betapa hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus segera dilakukan pendampingan terhadap petani Jember. 

"Petani Jember menanam dan menghasilkan panen yang bagus. Namun produksi hulu dan hilirnya juga harus dipikirkan dan dilakukan pembenahan. Pemerintah daerah harus hadir, memikirkan dari meningkatkan ekspornya sampai menjaga kualitas," imbuh Jih Hendy, demikian ia kerap disapa.

Mengenai pendampingan, jelas Haji Hendy, dengan cara memacu dan meningkatkan peran petugas penyuluh lapangan dan semakin intens mendekat ke petani.

Sekali lagi, persoalan petani itu, tambah Hendy, adalah di ketersediaan pupuk dan bibit. Dua hal ini harus jadi perhatian dan pemerintah daerah harus membantu petani Jember. Juga ketika panen raya, bagaimana pemerintah daerah membuat harga menjadi stabil dan ini bisa menyejahterakan petani.

Komoditas Kopi dan Tembakau 

Untuk komoditas kopi, menurut Hendy alangkah bagusnya jika dilakukan fermentasi. Jadi, petani tidak menjual hasil pertaniannya secara langsung. "Petani bisa melakukan fermentasi dahulu. Setelah kopi difermentasi maka bisa langsung dijual, dan harganya akan lebih bagus," imbuhnya.

Sementara untuk komoditas tembakau, Hendy menuturkan petani tembakau di Jember tetap eksis dalam artian hasil panennya bagus. Namun persoalannya, harga jual tembakau tidak bisa men-cover biaya produksi tembakau petani. 

"Perlu adanya koordinasi  antara pabrik penerima tembakau, petani tembakau dan gudang penyimpanan tembakau untuk meng-cover biaya produksi. Alangkah baiknya jika dilakukan kolaborasi antara pabrik rokok, petani tembakau dan pemerintah daerah dalam hal ini," tutur Hendy.

Cabup Haji Hendy bersama Cawabup Gus Firjaun ingin menjadikan sektor pertanian Jember ini menjadi nomor satu lagi, mengalami masa kejayaan seperti di era Bupati Abdul Hadi.

"Jember adalah kabupaten agraris. Jadi, sektor pertanian harus menjadi nomor satu. Tembakau di era Bupati Abdul Hadi menjadi primadona. Bahkan tembakau diibaratkan seperti daun emas. Siapa pun yang menanam tembakau, kebanyakannya akan berhasil dan sukses. Ini tidak berlaku untuk tembakau saja, melainkan juga jenis pertanian lainnya, seperti kopi dan cokelat. Kini juga ada edamame, okura dan sebagainya." (*) hp/mel        Foto: HSC

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X