
hariansuara.com, Jember - KH Abdul Malik Sanusi dikenal sebagai ulama yang humoris, tetapi tegas. Baru-baru ini dalam suatu kesempatan, Pengasuh Pesantren Nurus Syam di Desa Wringin, ini menyampaikan ajakan kepada masyarakat Jember agar jeli memilih pemimpin Jember yang tepat.
“Masyarakat Jember, kita butuh pemimpin yang punya integritas dan kepribadian yang hebat. Hindari pimpinan yang cerdas, merasa dirinya cerdas, tidak mau diajak musyawarah. Dia hanya berjalan di atas pikiran dan ketololannya sendiri. Tanpa menerima pendapat orang lain,” ujar KH Malik, ia kerap disapa.
“Ingat, Jember bukan punya kamu, Pemimpin! Tetapi Jember milik semuanya, dari masyarakat bawah, menengah sampai atas. Akomodir dong, agar Jember bisa jadi masyarakat yang baik.”
Lebih lanjut ia mengingatkan lagi kepada masyarakat, “Hindari pemimpin yang busuk. Hindari pemimpin yang hanya bisa senyum dan pencitraan untuk membohongi masyarakat.”
Paslon 2, Haji Hendy-Gus Firjaun, Pemimpin yang Tepat untuk Jember
KH Abdul Malik Sanusi, seperti segenap Kyai dan para ulama di Jember lainnya serta segenap masyarakat Jember, tetap memiliki asa. Punya harapan untuk Jember yang lebih baik di masa depan. Pilkada 2020 pada 9 Desember, yang tinggal beberapa hari lagi, adalah tanggal lahirnya pemimpin baru di Kabupaten Jember.
Baca Juga: KH. Abdul Malik Sanusi: Pasangan Haji Hendy-Gus Firjaun Sosok yang Tepat Pimpin Jember
“Wes Wayahe Paslon Nomor 2. Inilah pemimpin yang memiliki integri1tas, kecerdasan, mau menerima diajak musyawarah, dan bermasyarakat,” tegas KH Malik Sanusi, yang telah lama mengenal siapa dan bagaimana Haji Hendy Siswanto.
Pun, saat mengunjungi tokoh ulama kharismatik Jember, KH. Achmad Muzakki, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Al Qodiri itu, KH Malik juga mengatakan Gus Firjaun (Muhammad Balya Firjaun Barlaman) sosok yang tepat mendampingi Haji Hendy Siswanto dalam memimpin Jember. (*) mel/mel Foto: HSC & IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU