Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Jangan Kelamaan, Menteri Kelautan dan Perikanan Definitif Harus Segera Ditunjuk

Politik & Pemerintahan
04 Dec 2020
Jangan Kelamaan, Menteri Kelautan dan Perikanan Definitif Harus Segera Ditunjuk

hariansuara.com, Jakarta - Kursi Menteri Kelautan dan Perikanan kosong karena Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ini, hanya ada Menteri Kelautan dan Perikanan ad intern yang diemban Syahrul Yasin Limpo.

Terkait itu, Ketua DPP PKS Bidang Tani dan Nelayan, Riyono menyampaikan tertangkapnya Edhy mesti jadi catatan serius bagi Jokowi. Ia meminta kepala negara agar tak kelamaan menunjuk pengganti Edhy untuk posisi menteri definitif.

Dia heran dengan penunjukkan Syahrul Yasin Limbo sebagai menteri ad intern. Sebelumnya, posisi itu dijabat Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Riyono, penunjukan ini tak tepat. Pertama menyangkut dari sisi manajemen pemerintahan. Sebab, sebagai kepala negara, Presiden Jokowi punya hak prerogatif untuk segera menunjuk pengganti Edhy.

"Kenapa pak Jokowi tidak segera menunjuk menteri definitif? Rasanya Presiden memiliki semuanya untuk segera berkonsolidasi melakukan penunjukan menteri kelautan dan perikanan definitif," kata Riyono, dalam keterangan resmi DPP PKS yang dikutip pada Jumat, 4 Desember 2020.

Dia menilai dengan Syahrul rangkap jabatan maka bisa menggangu kinerja menteri Pertanian yang sudah dipusingkan dengan ragam persoalan seperti kelangkaan pupuk untuk petani. Hal ini menurutnya yang akan tak membuat Syahrul bisa fokus bekerja.

"Sektor kelautan perikanan saat ini sedang banyak PR yang harus segera ditangani seperti nilai tukar nelayan, kebijakan ekspor lobster yang membuat jejak hitam di KKP, revisi 29 permen era Susi yang dikerjakan oleh Edhy Prabowo," jelasnya.

Dia pun menyinggung slogan poros maritim dunia yang didengungkan Jokowi di era pertama saat ini nyaris lagi tidak terdengar. Bagi dia, percepatan penunjukan pengganti Edhy harus secepatnya agar ada fokus dalam mengurus persoalan laut dan perikanan. 

"KKP harus kembali fokus menjadikan kesejahteraan nelayan sebagai ruh utama pembangunan kelautan nasional, 50% penduduk miskin kita ada di pedesaan dan pesisir," sebut Riyono.(*) lia/lia     FOTO: Edhy Prabowo/IST

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X