
hariansuara.com, Jember - Sejak lama, bertahun-tahun, hingga berdemo, kita ikuti pemberitaan media massa tentang perjuangan guru tidak tetap/pegawai tidak tetap (GTT/PTT) mendapatkan Surat Keterangan (SK) Bupati.
Selama mengajar, ada yang sampai belasan tahun, GTT hanya memegang Surat Penugasan (SP) yang berkekuatan hukum lemah.

Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman prihatin akan kondisi yang mereka hadapi. Karena itu, keduanya langsung memberikan SK Bupati kepada para GTT/PTT dan juga menaikkan honor mereka.

Bertempat di depan Pendopo Wahyawibawagraha Jumat (09/04/2021) kemarin, perwakilan GTT/PTT berinisiatif makan pagi bersama sebagai ungkapan syukur kepada Ilahi dan terima kasih atas kebijakan Kepala Daerah Kabupaten Jember ini.

Bupati Hendy sangat mengapresiasi gagasan orisinal GTT/PTT ini. Diharapkannya, GTT/PTT ke depan terus bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Jember. Bersama-sama membantu menyukseskan program-program pembenahan Jember ke depan.
Satu kejadian yang unik, seorang GTT/PTT rupanya bernazar akan mencukur gundul rambutnya jika benar SK Bupati untuk mereka diterbitkan dan juga honor dinaikkan. Mereka sangat bersuka cita semua doa dan harapan mereka terkabul di masa kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman. (*) mel/mel Foto: Pemkab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU