
hariansuara.com, Jember - Memenuhi janji mengembalikan hak masyarakat memiliki jalan yang baik, Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman menutup lubang-lubang jalan di 10 titik area di 3 Kecamatan: Patrang, Sumbersari dan Kaliwates.
Salah satunya, di Jalan Mastrip yang dipenuhi banyak lubang lebar dan dalam. Sangat berbahaya bagi keamanan pengguna jalan, terutama kendaraan beroda dua. Bahkan tidak cuma sekali terjadi kecelakaan di sana, terlebih saat hujan dan di malam hari.

Bupati Hendy membentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang bertugas menutup lubang-lubang jalan di 10 titik. Selasa kemarin, Bupati Hendy dan Wabup Firjaun mengecek langsung pengerjaan penutupan lubang jalan, didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air, Rahman Anda.

“Kami melakukan penutupan jalan-jalan yang berlubang di 10 titik secara swakelola, memakai dana dari Anggaran Perkada. Belakangan hujan turun terus, dan air menutupi lubang-lubang jalan, sehingga pengemudi motor tak bisa menghindarinya. Berbahaya sekali, apalagi di malam hari,” ujar Bupati Hendy, serius.

Menutup lubang-lubang jalan di 10 titik area kebijakan yang diambil Bupati Hendy di tengah keterbatasan dana di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
“Ketika APBD (Anggaran Pendapat Belanja Daerah) 2021 keluar, kami akan bisa segera membangun infrastruktur jalan di seluruh Kabupaten Jember melalui proses tender pada Mei 2021. Diperkirakan, akhir Juni pembangunan jalan bisa dimulai,” lanjut Bupati Hendy, yang tak hendak membuang waktu memenuhi janji jalan yang baik bagi masyarakat Jember. (*) mel/mel Foto: Pemkab Jember.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU