Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bupati Hendy: Operasi Ketupat Semeru 2021 Jaga Kabupaten Jember Aman Terkendali

Politik & Pemerintahan
06 May 2021
Bupati Hendy: Operasi Ketupat Semeru 2021 Jaga Kabupaten Jember Aman Terkendali

hariansuara.com, Jember - Hari Raya Iedul Fitri 1442 H tinggal menghitung hari. Banyak agenda penting disiapkan untuk menyambutnya agar Kabupaten Jember secara keseluruhan aman terkendali. 

Untuk itu pada Rabu (05/05/2021) pagi digelar apel pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2021 di halaman Mapolres Jember. Bupati Jember Hendy Siswanto yang langsung memimpin apel tersebut. 

Bupati Hendy membacakan sambutan dari Kapolri Jenderal Pol. Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Inti pesannya, terdapat kenaikan tren positif COVID-19 sebesar 2,30% dari masa sebelumnya.

Melihat fakta yang terjadi pada 2020 lalu, kasus positif COVID-19 melonjak di saat terjadi kegiatan mudik di hari libur Iedul Fitri. Survei dari Dinas Perhubungan, akan ada 81 juta orang terlibat dalam arus mudik jika pulang kampung diizinkan. Dilarang pun, diperkirakan masih ada 17,5 juta orang yang berusaha mudik.

Selain itu, bercermin dari yang terjadi di India, kasus COVID-19 di luar kendali. Setiap hari ditemukan kasus positif 400 ribu dan yang meninggal sebanyak 3.500. Untuk itu, semua harus waspada dan tidak boleh lengah.

“Saya perintahkan, awasi pergerakan orang dari luar negeri. Aawasi manives penumpang. Awasi tempat wisata, takbir, halal bihalal yang bisa sebagai tempat penyebaran,” pesan Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya.

Menurut Bupati Hendy, Apel Ketupat 2021 ini lebih spesifik daripada sebelum-sebelumnya. Pandemi COVID-19 belum sirna. Sejumlah imigran tercatat kembali ke Jember dari luar negeri karena habis masa kontrak kerjanya.

Langkah-langkah antisipatif pun diambil Bupati Hendy selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jember. Dari membentuk Rumah Tangguh, menekankan kepada masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M, sampai mengawal kebijakan Pemerintah tentang larangan mudik demi membatasi mobilitasi dan interaksi. 

Tujuannya apa? Semata untuk melindungi seluruh masyarakat Jember dari berbagai kemungkinan buruk dari COVID-19, serta mencegah masuknya varian virus baru yang berbahaya tesebut. 

“Dari semua itu, seperti disampaikan Kapolri, kita tidak boleh lengah demi menjaga Kabupaten Jember aman terkendali. Tetap waspada dengan menjaga diri sendiri, yang berarti melindungi keluarga dan lingkungan sekitar yang lebih luas,” ujar Bupati Hendy sambil melanjutkan, 

“Kita dengar tadi amanat Kapolri bahwa nyawa itu tertinggi dari semua hukum yang ada. Kita harus melindungi nyawa kita dengan menjaga diri kita masing-masing."

Operasi Ketupat ini salah satu langkah antisipatif untuk meminimalisasi kemungkinan buruk yang tidak diinginkan. Sekali lagi, ditegaskan oleh Bupati Hendy, untuk tidak berkerumun. Bila ada kerumunan pasti dibubarkan. 

Diminta oleh Bupati Hendy, para pemilik mal atau pusat belanja untuk mengatur flow pembeli yang datang agar tidak menumpuk, berjejal dan berkerumun. (*) hab/zai       Foto: Pemkab Jember 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X