
hariansuara.com, Jember - Muhamad Yunus, lebih dikenal sebagai Yunus Irama, berpulang ke haribaan Allah yang Maha Penyayang, Minggu (09/05/2021). Pria kelahiran 15 Maret 1975 itu akhirnya tak kuasa bertahan setelah sempat dirawat akibat kecelakaan bermotor, menabrak tiang listrik di jalan sekitaran Kecamatan Balung, Jember pada Sabtu (08/05/2021).
Terutama bagi masyarakat Jember, figur Yunus Irama tidaklah asing. Ia dikenal sebagai seniman musik asal Kencong yang menciptakan lagu-lagu dangdut yang enak didengar.

Bahkan pada Pilkada Jember 2020 lalu, ia makin viral, membawakan lagu ciptaannya berjudul Ojo Lali Pilih Haji Hendy, yang diciptanya khusus untuk pasangan Haji Hendy Siswanto dan Gus Firjaun Barlaman yang kini menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jember.
“Muhammad Yunus ini pejuang, menciptakan lagu waktu Pilkada untuk memenangkan saya dan Gus Firjaun menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Yunus Irama adalah satu dari tim hebat kami,” ujar Bupati Hendy bersama Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman di rumah duka.

Kenangan terakhir Bupati Hendy bersama Almarhum masih sangat lekat. Terakhir kemarin, bertemu di acara buka puasa bersama di Pendopo Wahyawibawagraha. Ia sempat pamit kepada Bupati Hendy hendak pulang ke Kencong.
"Saya mohon izin pulang ke rumah dulu, Pak Haji. Saya ingin berbuka puasa bersama dengan keluarga, terutama ibu saya,’ Begitu pamit Pak Yunus kepada saya. Tetapi Allah menghendaki lain. Pak Yunus bukan berbuka puasa bersama keluarga di rumahnya, tetapi di surga-Nya Allah SWT,” ujar Bupati Hendy sambil menyeka ujung matanya yang basah.
Sebagai penghormatan dan rasa sayang kepada Almarhum, Bupati Hendy dan Wakil Bupati Gus Firjaun memikul keranda, berjalan bersama mengantar Almarhum Yunus Irama sampai ke peristirahatannya terakhir di Makam Sadar Timur, Dusun Wunguan, Desa Kencong. Dekat dari rumahnya.
Doa terus mengalir bagi Almarhum. Atas nama keluarga, Bupati Hendy memohon dibukakan pintu maaf atas salah dan khilaf Almarhum semasa hidup. Ia juga bersaksi Almarhum Yunus Irama orang yang baik. Dan pelayat yang banyak itu mengamininya.
Sejatinya, orang yang sempat mengenal, merasakan keluhuran budi Almarhum Muhamad Yunus. Pribadi yang rendah hati, murah senyum dan bersahaja, meski ia pandai mencipta lagu dan bersuara merdu. Selamat jalan, selamat beristirahat di keabadian. (*) mel/mel Foto: Pemkab Jember, hariansuara, IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU