
hariansuara.com, Jember - Bertempat di Klinik Harapan Sehat, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Bupati Hendy Siswanto meluncurkan program pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB - MKJP) tadi (26/05/2021). Mendampingi, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Hj Kasih Fajarini
Program KB MKJP ini rencananya akan dilaksanakan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Alokasi Kegiatan-Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK-BOKB).

Bupati Hendy berharap pelaksanaan programn KB MKJP ini berhasil, terlihat dari banyaknya peserta yang ikut KB MKJP ini. Dengan terwujudnya hal ini maka Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) ikut berkontribusi bantu pemerintah mengurangi laju pertumbuhan penduduk. Masyarakat Jember pun diharapkan akan sehat dan sejahtera.
Hadir pula di kesempatan itu Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jatim, Drs Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Perangkat serta Koordinator Penyuluh KB.

Sejauh ini, ujar Sukaryo Teguh Santoso, pelayanan KB MKJP sangat efektif dalam mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak. Ibu dan anak bisa tetap sehat dan an mmencegah kehamilan yang tidak diinginkan.
Bupati Hendy Siswanto mengajak masyarakat luas menyukseskan program KB MKJP, sebab Provinsi Jawa Timur termasuk besar jumlah penduduknya.
“Mari masyarakat Jember memasang alat kontrasepsi dan memanfaatkan pelayanan KB MKJP ini di Fasilitas Kesehatan (Faskes) KB sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan dukungan pelaksanaan KB MKJP berupa pemasangan alat secara gratis serta menugaskan penyuluh sebanyak 58 orang untuk Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sangat berharapan dan memperhatikan masalah penduduk, juga pembangunan kualitas terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) di segala usia maupun pendidikan. (*) rohidah/umi Foto: Pemkab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU