
hariansuara.com, Jember - Bupati Jember Hendy Siswanto, didampingi istri Kasih Fajarini yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Jember, dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman, meresmikan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pada Sabtu (29/05/2021) kemarin di Transmart Jember, Jl Hayam Wuruk No.71, Gerdu, Sempusari, Kaliwates.
Mesin ADM ini sebuah terobosan dan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukannya.
Adapun ADM ditempatkan di Transmart dengan tujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) secara optimal. Transmart sebuah pusat perbelanjaan. Tidak mengenal istilah libur,

sehingga selama 7 hari dalam seminggu ADM bisa diakses. Petugas juga ada yang ditempatkan di sana untuk mendampingi masyarakat dalam memudahkan operasional mengoperasionalkan ADM.
“Bahagia sekali kita mendapatkan hadiah ADM ini dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Timur. Ini berkat prestasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember yang berhasil memenuhi target pelayanan Dukcapil. ADM ini semoga mampu memberikan pelayanan pengurusan adminduk yang prima,” kata Bupati Hendy.

ADM juga mencegah terjadinya korupsi dan pungutan liar. “Pengurusan adminduk di Dispendukcapil Kabupaten Jember tetap gratis. Bila ada oknum di Dinas tersebut melakukan pungutan liar (pungli), langsung lapor ke polisi. Tidak usah konfirmasi ke Bupati adanya pungli di Dispendukcapil. ADM ini ikhtiar mewujudkan pemerintahan yang bersih tanpa pungli,” jelas Bupati Jember Hendy Siswanto.
A-Z Operasionalisasi Mesin ADM
Kepada media, Plt Kepala Dispendukcapil Jember, Isnaini Dwi Susanti, mengurai lebih detail penggunaan mesin ADM.
Alurnya, bagi warga yang baru pertama mengurus adminduk, melakukan perekaman data terlebih dulu di Kecamatan di mana dia berdomisili. Untuk warga yang data dokumen asminduknya ada kesalahan/kekeliruan, lakukan dulu perbaikan datanya di Dukcapil.

Setelah semua data kependudukan benar, baru lakukan pendaftaran online di sistem Dukcapil.
“Saat mendaftarkan di sistem online, petugas akan memberikan PIN memperbaiki dulu data dokumen kependudukannya, selanjutnya petugas akan memberikan PIN (Personal Identification Number) dan user. Data-data ini digunakan untuk mencetak sendiri dokumen adminduk di mesin ADM,” jelas Isnaini.
Dokumen adminduk yang bisa dicetak di ADM adalah KTP-el (Kartu Tanda Penduduk elektronik), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Akta Kematian.
Ditambahkan Isnaini, “Cukup butuh 10 menit membuat dokumen kependudukan di mesin anjungan ADM ini. Asalkan data pemohon sesuai dengan yang tertera di Kartu Keluarga. Bila masih ada kesalahan dalam penulisan data, maka itu harus dibetulkan dulu sebelum mencetaknya di mesin ADM ini.”
Pada acara peluncuran ADM tampak hadir Asisten Administrasi Umum, Pimpinan Transmart Jember, dan Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (*) Abidin/Prabu Foto: Pemkab & Diskominfo Kab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU