
hariansuara.com, Jember - Jember Bangkit, semangat ini terus digelorakan oleh Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman. Tak hanya bicara atau sekadar slogan tertulis, tetapi dalam tindakan nyata.
Hari ini, Senin (07/06/2021), untuk memaksimalkan waktu sekaligus mengakselerasi pembenahan Jember, Bupati Hendy Siswanto didampingi Wakil Gubernur MB Firjaun Barlaman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sumber Daya Mineral Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha.

Hadir jajaran di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, 16 perwakilan Camat se-Kabupaten Jember serta 60 pengusaha tambang di Kabupaten Jember.
Dalam waktu dekat, proyek pengerjaan peningkatan jalan dan saluran drainase akan dilakukan. Tentunya ini membutuhkan material pertambangan Galian C. Pemerintah Kabupaten Jember mengundang pengusaha lokal untuk memenuhi kebutuhan material tambang galian C.
“Kami mengundang teman-teman pengusaha galian C, karena sebentar lagi kita mulai proyek peningkatan kualitas jalan dan saluran drainase yang membutuhkan material galian C,” kata Bupati Hendy.

Namun, ternyata masih banyak pengusaha yang belum memiliki izin. Dari 48 pengusaha, lanjut Bupati, yang memunyai izin resmi hanya 10 persen saja. Ini tentunya bisa menghambat pengerjaan proyek prioritas tersebut.
Banyak pengusaha yang belum memiliki izin tersebut, karena sekarang ketentuan pengurusan izinnya berubah. Sebelumnya bisa diurus di tingkat Provinsi, tetapi kini harus langsung di Pusat.
Untuk kelancaran pengerjaan proyek pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sepakat mengawal para pengusaha yang masih membutuhkan bantuan pengurusan izin pertambangan.

Diharapkan, dengan selesainya perizinan ini maka tidak lagi menjadi kendala dalam proses pengerjaan di lapangan. Pengusaha tambang yang legal dapat men-support material untuk kebutuhan proyek-proyek di kabupaten Jember.
“Kami siap membantu teman-teman. Silakan siapkan dokumennya yang lengkap. Saya dan DPRD nanti bawa ke Pusat. Kami butuh kecepatan. Kenapa kita bersedia mengawal hingga ke Jakarta? Karena kita membutuhkan volume besar. Proyek ini besar dan jumlah jalan yang kita bangun 1.080 kilometer.
Kami harap pengusaha lokal kita semuanya berizin resmi dalam menggarap proyek ini,” jelas Bupati Hendy, meminta pengusaha tambang selesai melengkapi dokumennya pada 14 Juni 2021.
Diharapkan, pengerjaan proyek prioritas ini dapat terlaksana sesuai rencana dan rampung maksimal April 2022. (*) Sayuti/Prabu Foto: Pemkab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU