
hariansuara.com, Surabaya - Apa yang dialami Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hari ini Jumat (25/06/2021) hendaknya menyadarkan kita semua, bahwa Covid-19 itu ada. Bahkan daya serang virus ini luar biasa.
Gubernur Khofifah Januari 2021 lalu telah terinfeksi Covid-19 dan sembuh setelah 29 hari menjalani isolasi mandiri (isoman). Kamis (24/06/2021) Gubernur Khofifah menjalani tes swab PCR (polymerase chain reaction).
Pagi tadi hasil tes didapat dan Gubernur Jatim ini kembali terinfeksi Covid-19. Ternyata, penyintas Covid-19 tidak serta merta akan terbangun kekebalan tubuh pada seseorang terhadap virus berbahaya ini.

“Berdasarkan hasil PCR Swab Test yang dilakukan tim RSUD dr Soetomo Kota Surabaya, Kamis (24/6) tadi malam dan pagi ini hasilnya keluar, saya dinyatakan Positif Covid-19,” tulis Gubernur Khofifah di ig @khofifah.ip.
Namun, kondisi fisiknya tak menunjukkan gejala apa-apa alias status Gubernur Khofifah OTG (Orang Tanpa Gejala). Ia tetap tertular Covid-19 padahal tes antibodi empat hari sebelumnya cukup tinggi, 275 U/ml.
Harapannya, kemungkinan tertulari Covid-19 kembali kecil. Tapi faktanya, ia tetap saja terinfeksi. Padahal Gubernur Khofifah juga sangat taat menjalankan protokol kesehatan.
Menurut dokter, penyintas Covid-19 atau seseorang yang sudah divaksin tetap bisa terinfeksi kembali. Hanya kondisi penyakit tidak berat, karena sudah ada antibodinya. Seperti pemberian vaksin BCG pada bayi untuk anti-TBC, tapi dalam perjalanan hidupnya, ia tetap bisa terkena TBC. Karena itu, protokol kesehatan wajib diindahkan untuk meminimalkan risiko terinfeksi Covid-19 lagi.
Agenda Gubernur Khofifah di Tuban hari ini semestinya menghadiri sertijab Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky dan Wakil Bupati Riaya, di gedung DPRD Kabupaten Tuban. Dengan kejadian ini, Gubernur Khofifah tetap hadir, namun menyampaikan sambutannya secara virtual. Seusai itu, Gubernur Jawa Timur ini langsung kembali ke Surabaya, menjalani isoman lagi.
“Kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, saya mohon dengan sangat untuk selalu waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 belum berakhir. Virus ini dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Jangan lengah dan jangan anggap sepele,” wanti-wanti Gubernur Khofifah, dan mohon didoakan agar sehat segera dan bisa kembali melayani masyarakat Jawa Timur. (*) Abidin/Prabu Foto: @khofifah.ip
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU