
hariansuara.com, Jember - Upaya-upaya intensif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah dan terus dilakukan untuk menyelamatkan Jember dari penyebaran Covid-19.
Dari audiensi Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKAUA) Cabang Jember ke Bupati Hendy Siswanto di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (26/06/2021) terkuak poin-poin yang patut disimak dan ditindaklanjuti.

Dibahas, kolaborasi IKAUA dengan Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Kabupaten Jember untuk menguatkan Satgas Covid-19 di seluruh Kabupaten Jember hingga ke pedesaan. Juga demi suksesnya penerapan program PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro dan Jember bebas covid 19.

Kendala penanganan Covid-19 di Jember, di antaranya karena masih rendahnya disiplin masyarakat Jember dalam menerapkan protokol kesehatan. Pengetahuan tentang isolasi mandiri dan budaya hidup bersih dan sehat juga masih kurang.

Di Jember, sebagai informasi, ada 13 kelompok organisasi kesehatan dan 17 institusi pendidikan kesehatan. Organisasi-organisasi dan institusi yang concern pada kesehatan ini bisa menjadi modal yang potensial untuk mengatasi kendala dalam penanganan Covid-19.
Kembali dengan bersinergi dan berkolaborasi menjadi kunci penguatan Pemkab Jember bersama Satgas dalam memerangi penyebaran Covid-19. (*) Nuh/Santang Foto: Pemkab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU