
hariansuara.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mengawal kebijakan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19. Berbagai langkah terus dilakukan Pemkab, juga bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Dalam persiapan memantau pelaksanaan kebijakan Pemkab Jember terkait Covid-19, Bupati Jember Hendy Siswanto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah pihak terkait. Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Sekretaris Daerah Jember, Dandim 0824, Kapolres Jember, dan Plt. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Jember.

Dikupas berbagai langkah pencegahan, di antaranya mengaktifkan kembali pos sistem keamanan lingkungan (poskamling). Termasuk di dalamnya kepedulian pada lingkungan. Ada pendatang baru di tempat tinggal, segera lapor ke pemerintah daerah setempat, terutama di daerah Zona Merah. Tes swab antigen bisa sepatutnya diwajibkan bagi pendatang baru.
Tujuannya, menghindari kejadian seperti di Tanggul. Satu keluarga terinfeksi virus Corona penyebab Covid-19 dari anggota keluarganya yang datang dari Jakarta dan ternyata OTG (Orang Tanpa Gejala). Bahkan salah satu dari mereka meninggal dunia karena Covid-19. Sikap waspada ini penting dimiliki setiap orang untuk menghindari hal tak diinginkan.
Satu hal yang disadari benar adalah masih rendahnya kesadaran menjalankan protokol kesehatan (prokes) 5 M. Ada seratus petugas Satpol PP berkeliling di alun-alun mendisplinkan penggunaan Prokes. Jam sembilan alun-alun ditutup.
Dibahas pula tentang refocusing anggaran melalui Bantuan Tak Terduga (BTT), penyekatan sementara di tingkat RT/RW, Penyemprotan Disinfektan, dan Pemberlakukan Work From Home (Bekerja dari Rumah).
Satu hal yang menjadi catatan, Wakil Bupati Jember menyayangkan oknum yang coba menggiring opini masyarakat kalau Covid-19 ini sebuah skenario besar untuk meneror masyarakat.
Kapolres Jember merespons, harus ada counter terhadap penyebaran berita hoaks. Caranya, membuat edukasi positif kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap bahaya Covid-19 ini. Dandim 0824 Jember menilai penting mengambil langkah atau strategi untuk meng-counter.
Ada satu hal prinsipil yang penting jadi perhatian luas. Pemkab telah membuat instruksi bagus untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan melarang kegiatan-kegiatan yang berpotensi membentuk kerumunan. Instruksi ini sangat bagus. Tapi tak akan berarti apa-apa jika dalam pelaksanaannya mandeg. Jadi, lonjakan angka Covid-19 bisa terkendali jika kebijakan dari Pemkab itu diindahkan. (*) Sulanjana/Surya Foto: Diskominfo Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU