Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bupati Jember dan Jajaran Sidak ke Besini, Puger yang Ternyata Masih Jadi Tempat Hiburan Malam

Politik & Pemerintahan
05 Jul 2021
Bupati Jember dan Jajaran Sidak ke Besini, Puger yang Ternyata Masih Jadi Tempat Hiburan Malam

hariansuara.com, Jember - Pengawasan atas kepatuhan masyarakat akan regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 terus dilakukan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jember.

Lengkap bersama Wakil Bupati Jember, MB Firjaun Barlaman, juga Dandim 0824, Letkol Inf La Ode M Nurdin, lalu Kapolres Jember AKBP Arif Rachman serta tim Satgas Covid-19, bergerak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat hiburan malam di pesisir pantai Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Minggu malam (05/07/2021).

Sesuai strategi Pemerintah menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan menertibkan pelaksanaan PPKM Darurat se-Jawa dan Bali ini mulai 3 sampai 20 Juli 2021. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan sidak ke tempat-tempat yang biasa berlangsung keramaian malam.

Kali ini tujuan sidak Bupati Jember dan rombongan adalah di kawasan perkotaan sampai ke daerah pinggiran yang biasa jadi tempat kongkow-kongkow di malam hari.

Target sidak kali ini ke tempat bekas lokalisasi Besini di tepi pantai Puger. Dikatakan bekas, sebab beberapa tahun lalu, lokalisasi ini sudah ditutup. Namun, berdasarkan fakta di lapangan, terlihat kalau aktivitas terlarang itu bisa dibilang masih ada. 

Namun, pada saat Bupati dan rombongan sidak tiba di sana, kawasan itu sepi. Hanya ada orang yang berjaga. Tak terlihat kehidupan malam yang biasanya terlihat di sana. Ke depan, Bupati menyampaikan akan sidak lagi di lain waktu. 

Sementara itu, Wabup Jember MB Firjaun Barlaman menyampaikan, tempat prostitusi itu harus ditutup. Tidak ada lagi aktivitas malam di sana. Dinas sosial bisa membuatkan aktivitas pengganti daripada melakukan kegiatan tuna susila. 

“Apa pun, yang namanya prostitusi itu tidak boleh dilakukan. Harus ditutup. Kita carikan pekerjaan sebagai gantinya melalui Dinas Sosial dan instansi terkait. Bisa berupa pelatihan kerja, pelatihan wirausaha dan sebagainya,” ungkap Wabup Gus Firjaun, demikian ia biasa disapa.

Lebih lanjut Gus Firjaun memperingatkan Camat Puger untuk menertibkan tempat lokalisasi tersebut.

“Kegiatan prostitusi harus dihentikan. Karena bisa jadi ini adalah peringatan. Adanya Covid-19 ini adalah peringatan atas banyaknya maksiat yang terjadi dan kita harus melakukan taubat secara nasional. Di saat seperti ini harusnya orang-orang semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesan Gus Firjaun, sungguh-sungguh. (*) Maulana/Prabu      Foto: Pemkab Jember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X