
hariansuara.com, Jember - Kembali, sore tadi (13/07/2021) Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, biasa disapa Gus Firjaun, memonitor langsung pendistribusian bantuan sosial (bansos) sembako kepada masyarakat terdampak penerapan PPKM Darurat Covid-19.
Menyertai pula Dandim 0824, Perwakilan Kejaksaan Negeri Jember, Plt Kepala OPD Terkait, Satpol PP dan Polres Jember.

Berangkat pada pukul 3 sore dari Jalan Slamet Riyadi, Patrang - Jalan Jawa 6 lalu ke Jalan Letjend Sutoyo, Kebonsari.
Masyarakat terdampak Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan juga terkena regulasi PPKM Darurat yaitu pedagang kaki lima. Masing-masing individu memperoleh beras 5,6 kg per hari selama dua pekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 se-Jawa dan Bali.

"Prioritas sekarang adalah masyarakat kalangan bawah, kemudian berlanjut ke kalangan menengah," jelas Wakil Bupati Jember di tengah penyerahan bansos yang total berjumlah 100 ton dari Badan Urusan Logistik (Bulog).
“Kami coba meng-cover semuanya. Sesuai peraturan yang ada, bansos beras ini diterimakan tiap warga 0,4 kg per hari selama dua pekan penerapan PPKM. Semoga bisa membantu masyarakat. Untuk tetap terjaga, mohon masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan," tandas Wabup Jember.

Warga penerima bansos adalah para pedagang kaki lima (PKL) maupun pelaku usaha yang pendapatannya terdampak akibat penerapan PPKM seperti di Jalan Jawa di Kecamatan Sumbersari.
Disampaikan Wabup, Pemkab berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga. Ke depan, secara bertahap, pembagian bantuan ini menyebar dan meluas dilakukan Camat, Kepala desa, hingga RT/RW. (*) Umi Maesaroh/Nuh Foto: Pemkab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU