
hariansuara.com, Jember - Hari ini, Rabu (4/8/2021) dilakukan Pencanangan Vaksinasi bagi Siswa SMA, SMK, PK-PLK Provinsi Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Secara virtual, Gubernur Khofifah mengikuti kehadiran Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman memantau proses vaksinasi pertama bagi siswa-siswi SMK Negeri 5 Jember.
Adapun jatah dari Gubernur Jawa Timur untuk SMKN 5 sebanyak 1.000 vaksin. Prosesi terbagi dalam dua hari di tiga lokasi berbeda di area sekolah.

Gembira dan bersyukur sekali Bupati Hendy melihat antusiasme para pelajar mengikuti jalannya vaksinasi. Sebab, vaksinasi membantu tubuh membentuk imunitas. Dari 1.000 vaksin dari Gubernur Khofifah telah diterimakan. Namun, jumlah pelajar di SMKN 5 total ada 2.600 orang. Bupati Hendy mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan mencarikan sisa kekurangan vaksinnya.
Bupati Hendy mengingatkan, selain sudah vaksinasi, protokol kesehatan (prokes) wajib dijaga secara ketat. Dari riset pakar selama ini, prokes terbukti efektif melindungi diri dari penyebaran dan penularan Covid-19.

Kondisi Kabupaten Jember saat ini telah mengalami perbaikan. Sebelumnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Level 4, kini berada di Level 3 sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 dari 3-9 Agustus.
Pencapaian ini, disampaikan Bupati Hendy, hasil kerja sama yang baik dari seluruh elemen masyarakat Jember secara bertanggung jawab. Ke depan PPKM Mikro ini akan dimasifkan lagi di tiga kecamatan dengan kasus Covid-19 terbesar di Jember: Kaliwates, Patrang dan Sumbersari.

“Diharapkan, langkah-langkah yang dilakukan, menjaga ketat prokes, vaksinasi dan mematuhi ketentuan PPKM, maka kondisi Jember akan lebih baik lagi, turun dari level 3 ke level 2, bahkan level 1. Kuncinya, 1 M, yaitu Manuto (Jawa, Patuhlah),” ujar Bupati Hendy, berkelakar, namun serius. (*) Fudholi/Surya Foto: Pemkab Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU