
hariansuaracom, Jember - Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda se-Jawa Timur di Kabupaten Madiun pada Kamis (19/08/2021). Gubernur hingga Bupati/Walikota mengikutinya dengan seksama.
Disampaikan, penyebaran Covid-19 di Jawa Timur menunjukkan penurunan. Positivity rate pada puncaknya di Juli 2021 sebanyak 56.757 kasus/hari. Kini sebesar 15.768 kasus.

Namun, secara nasional, posisi Jawa Timur masih tertinggi ke-3, yakni 27,82%. Ada 15 kabupaten/kota di zona merah, 22 Kabupaten/Kota zona orange, dan 1 kabupaten/kota zona kuning.
“Persentase kasus Covid-19 memang berkurang di Jawa Timur. Namun tidak boleh lengah. Harus terus diwaspadai. Terutama di 15 Kabupaten/Kota yang masih mengalami pelonjakan di zona merah. Tekan terus angka kasus positif Covid-19 ini,” jelas Presiden Joko Widodo.
Untuk itu protokol kesehatan harus disiplin dipatuhi. Terlebih di titik-titik zona merah dan zona orange. Selain itu pelayanan vaksinasi kepada masyarakat harus segera diselesaikan untuk menekan penularan virus Covid-19. Apalagi munculnya varian baru Covid-19 yang sangat cepat menular.

Presiden Joko Widodo menyambut baik gagasan memberikan pelayanan vaksinasi secara door to door di Kampung Pesilat Madiun. Metode ini bisa dicontoh dan diterapkan di berbagai daerah lainnya di Indonesia. Ikhtiar ini diharapkan dapat mempercepat tuntasnya program vaksinasi nasional untuk menekan laju penularan Covid-19 di Indonesia.
Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Kepala Daerah (Bupati/Walikota) lainnya se-Jawa Timur menghadiri arahan di Kabupaten Madiun. Sementara di Ruang Lobby Bupati, mengikuti secara daring Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Sekretaris Daerah Mirfano, AKBP Arif Rachman Arifin, dan Dandim 0824 Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin.
Topik bahasan beralih ke pertumbuhan ekonomi nasional. Semua Kepala Daerah, ujar Presiden Joko Widodo, punya kapasitas berkontribusi tingkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Ditambahkan Presiden lagi, 3 poin penting jadi perhatian Kepala Daerah: 1. Pindahkan Isoman (Isolasi Mandiri) ke Isoter (Isolasi Terpusat), 2. Percepat vaksinasi sebagai kunci pencegah penularan, 3. Berikan obat begitu ditemukan gejala. Jangan sampai terlambat. (*) Santang/Maulana Foto: Diskominfo Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU