Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kemungkinan Bencana 

Politik & Pemerintahan
04 Nov 2021
Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kemungkinan Bencana 

hariansuara.com, Jember - Beberapa hari terakhir hujan mengguyur Jawa Timur, pun di Kabupaten Jember, Malang, Ngawi, Pacitan, Probolinggo, Trenggalek maupun Blitar, Bondowoso dan Kediri. 

Sesuai dengan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jatim sudah memasuki musim penghujan. Ditandai dengan turunnya hujan dari dari intensitas sedang hingga lebat hingga disertai petir dan angin kencang. 

Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto kembali mengumpulkan unsur-unsur terkait dalam Focus Group Discussion (FGD) kemarin (3/11/2021) untuk mematangkan skenario terbaik mengantisipasi kemungkinan dampak terburuk dari bencana.  

Hadir dalam FGD Wakil Bupati Jember KH MB Firjauan Barlaman serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

“Potensi bencana alam di Jember adalah tanah longsor dan banjir. Pemerintah terus memantau keadaan secara seksama. Jadi, jika cuaca sangat berbahaya dan masyarakat diminta dievakuasi, menurutlah. Ini untuk keselamatan bersama,” imbau Bupati Hendy, sungguh-sungguh.

Dikupas pula dalam FGD tersebut, pemetaan wilayah rawan bencana, jumlah penduduk di lokasi, pembagian relawan kebencanaan, maupun pemberian pendampingan kepada masyarakat tentang wawasan kebencanaan. 

Langkah antisipatif juga sudah dilakukan, dengan menggelar apel siaga. Sebut saja pada sebulan lalu, di depan kantor Pemkab Jember digelar apel siaga (25/10/2021). Dilakukan pengecekan kelengkapan dan fungsi sarana prasarana peralatan yang ada, mobil damkar hingga ambulans.

Pun, petugas dikerahkan untuk membersihkan gorong-gorong di titik-titik rawan genangan air. Bupati Hendy menyarankan setiap warga membuat kentongan. Begitu terlihat tanda-tanda bencana, mereka bisa mengirimkan sinyal atau isyarat waspada bencana kepada masyarakat sekitar. 

Di samping itu, penting sekali terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui wilayah yang berpotensi bencana. Masyarakat bisa mencegah banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan. 

Call Center Darurat di Indonesia 

Pemerintah melansir nomor call center darurat melalui akun Instagram resmi @kemenkominfo pada Senin (1/11/2021). Tak ada salahnya Anda mencatatnya: 

112 Darurat

118/119 Ambulans/Kemenkes

110 Polisi

113 Pemadam Kebakaran

115 Search and Rescue (SAR)

122 Posko Kewaspadaan Nasional

123 PLN

Dengan tibanya musim penghujan, kewaspadaan akan terjadinya bencana yang terprediksi atau tidak,  Bupati Hendy mengingatkan semua saling berkoordinasi, menginformasi, membantu dan peduli. (*) Surya/MTS       Foto: Pemkab dan Diskominfo Jember 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X