
hariansuara.com, Jember - Selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 6-7 November 2021, 50 pemuda-pemudi lintas lima agama di Kabupaten Jember mengikuti acara deklarasi Kemah Kebangsaan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum, Pakusari.
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto meresmikan acara deklarasi yang mengangkat tema "Milenial Pelopor Moderasi Beragama”. Ini terkait dengan peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh agama lintas Kabupaten mengikuti jalannya acara dengan seksama.

Ketua Panitia Kemah Kebangsaan, Trisuwito, menyampaikan, acara ini sebuah momentum berharga untuk memperkenalkan moderasi lintas antaragama.
Bupati Hendy memberi masukan kepada para pemuda-pemudi yang hadir maupun di seluruh Kabupaten Jember untuk menjunjung tinggi kerukunan, saling menghormati dan menghargai keyakinan satu sama lain.
Kaum muda diharapkan menjadi motor penggerak dalam menghadirkan nilai dan semangat kerukunan dalam hidup di masyarakat. Pemuda-pemudi adalah calon pemimpin masa depan. Sejak sekarang, kaum muda sudah harus membiasakan diri menghargai sesama yang memiliki keyakinan berbeda.
Bupati Jember sangat merespons baik gagasan Kemah Kebangsaan Pemuda Lintas Agama ini. Indonesia dikaruniai ratusan suku, budaya, bahasa daerah, tetapi tetap satu: Indonesia.
"Semangat Bhinneka Tunggal Ika ini, berbeda-beda tetapi satu, mesti diresapi dan dijalankan dalam hidup bermasyarakat. Kelak akan tumbuh rasa kebersamaan, kekompakan, gotong royong, saling bantu, dan toleransi. Hidup akan harmonis." (*) Maulana/MTS Foto: Pemkab dan Diskominfo Jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU