Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Ke Lokasi Banjir, Bupati Jember Hendy: Banjir Akibat Penyempitan dan Pendangkalan Sungai

Politik & Pemerintahan
12 Nov 2021
Ke Lokasi Banjir, Bupati Jember Hendy: Banjir Akibat Penyempitan dan Pendangkalan Sungai

hariansuara.com, Jember - Seperti disampaikan Bupati Hendy Siswanto, begitu masuk musim penghujan, Kabupaten Jember mesti mewaspadai banjir dan tanah longsor. Hari ini, total ada 8 desa yang terkubang banjir. 

Terdata area yang terkena banjir dan tanah longsor ada di Kecamatan Sumberbaru: Desa Sumberagung dan Gelang. Di Kecamatan Tanggul: Desa Manggisan, Kramat Sukoharjo dan Desa Darungan, serta di Kecamatan Semboro: Desa Pondokjoyo, Pondokdalem, dan Desa Sidomulyo. 

Bupati Jember menyambangi Desa Sumberagung sambil memberikan bantuan Jum'at (12/11/2021) tadi. Kemudian ke Desa Pondok Rampal, Dusun Songgon Pondok Jaya dk Kecamatan Semboro. Desa ini tercatat merupakan ’langganan’ banjir. Bisa 3-4 kali setahun pasti kebanjiran.

Ditengarai, penyebabnya sudah berpuluh tahun silam ada, yakni terjadinya penyempitan dan pendangkalan sungai. Tanah maupun limbah bertumbuk menjadi sedimen yang pada akhirnya mempersempit ruang gerak bagi air sungai untuk mengalir. Alhasil, air meluber ke pemukiman warga, persawahan hingga fasilitas umum, sekolah dan rumah ibadah. 

Kepada media, Bupati Hendy menyampaikan akan melaporkan penyebab banjir di Kabupaten Jember ke Pemerintah Provinsi maupun Pusat. Diharapkannya, kolaborasi dapat segera terwujud sehingga penyebab banjir berpuluh tahun itu bisa segera ditangani. 

Dari tinjauan di lapangan, ratusan rumah terendam air, dan lebih dari seribu kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir dan tanah longsor. Dengan gerak cepat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember telah mengevakuasi mereka ke balai desa yang relatif aman. 

Sebanyak tiga regu dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dikerahkan. Pertolongan evakuasi dengan perahu karet diutamakan pertama untuk menolong anak-anak, lansia dan perempuan. Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Meski, ribuan rumah yang terendam banjir dan tanah longsor. 

BPBD telah mendistribusikan bantuan logistik. Dinas Sosial Jember juga menggerakkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mendirikan dapur umum. 

Seluruh warga masyarakat diminta Bupati Hendy untuk mewaspadai kondisi yang ada. Sebab hujan masih juga turun. “Utamakan keselamatan bersama. Terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan dan ikuti arahannya,” ujar Bupati Hendy. (*) Bisri/MTS     Foto: Pemkab Jember

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X