Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bangga, Bupati Hendy Dukung Jember Jadi Barometer Sepak Bola Amputasi Nasional

Politik & Pemerintahan
21 Oct 2022
Bangga, Bupati Hendy Dukung Jember Jadi Barometer Sepak Bola Amputasi Nasional

hariansuara.com - Di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis sore (20/10/2022) Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST, IPU dengan penuh suka cita menyambut kehadiran tiga atlet tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia yang baru kembali dari berlaga di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi di Turki awal Oktober lalu.

"Saya sangat bangga. Para pesepak bola amputasi Jember mampu jadi bagian dari Timnas Indonesia. Mereka tak hanya mengharumkan nama Jember di tingkat Nasional, tapi juga di tingkat dunia. Ke depan, Pemkab Jember bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember siap memfasilitasi kebutuhan teman-teman Persaid (Persatuan Sepak Bola Amputasi Djember--Red) agar dapat terus berprestasi, dan membuat Jember lebih keren lagi," sambut Hendy.

Ketiga pesepak bola amputasi asal Jember di Tim Nasional itu adalah Muhammad Bahiri Siddiq (pemain depan), Muhammad Lukiyono (gelandang), Rudiyanto (pemain bertahan), dan Fredo Dimas (penjaga gawang). Seorang lagi asal Jember, Rixhi Saputra, merupakan pelatih dan menjadi Direktur Teknik Timnas Sepak Bola Amputasi. Mereka hadir beserta jajaran pengurus Persaid.

Hendy terus menyemangati. Apa pun hasilnya di Piala Dunia, katanya, kehadiran tiga pemain dan satu pelatih asal Jember ini di tim nasional adalah prestasi yang luar biasa. 

Bahkan sudah berprestasi internasional di kancah Asia. Masyarakat Jember bangga. Ini membuktikan, Persaid dengan sepak bola amputasi berpotensi untuk dikembangkan di Jember. Bahkan diharapkannya, Kabupaten Jember bisa jadi barometer sepak bola amputasi nasional. 

Untuk itu, hemat Hendy, harus cepat dimulai ikhtiarnya dengan mengangkat cikal bakal sepak bola amputasi ketiga atlet nasional dan satu pelatih Persaid ini. 

"Ini modal yang tak ternilai. Saya yakin banyak peminat dari daerah-daerah lain. Kita harus cepat membangunnya agar Jember bisa jadi barometer sepak bola amputasi di Tanah Air," imbuhnya. 

Dukungan Pemkab Jember kepada Persaid yang berdiri pada 2019 lalu baru dirasakan sekarang saat Jember dipimpin Bupati Hendy.

"Baru beberapa waktu lalu saya tahu eksistensi Persaid. Karenanya sejak awal tidak mengalokasikan anggaran program untuk pengembangan sepak bola amputasi. Tapi kita punya sarana dan prasarana yang cukup. Toh Bapak Presiden kemarin telah menerima Tim PSAI. Pemkab Jember dan Pemprov Jawa Timur berharap Persaid bisa dikembangkan terus. Dispora bisa mendukung kegiatan Persaid ke depan," tandas Hendy. 

Rixhi Saputra berterima kasih atas sambutan dan penghargaan Bupati Hendy kepada Persaid. Disampaikannya, pembinaan para atlet sepak bola amputasi terus dilakukan. Termasuk menggodok bibit baru, pemain di bawah usia 19 tahun, untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Dicita-citakannya juga, atlet asal Jember bisa mendominasi tim nasional sepak bola amputasi. 

Harapan, semangat, ikhtiar dan doa tak akan pernah pupus. (*) Surya/MTS             Foto:  @pemkabjember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X