
hariansuara.com - Alun-alun Jember, Jawa Timur kedatangan tamu istimewa pada Rabu (9/11/2022). Rombongan 20 mobil peserta 'Touring Kendaraan Listrik dari Jakarta Menuju Bali' sejauh 1.250 Km yang digagas Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat. Hadir langsung menyertai, Direktur Sarana Transportasi Jalan, Ir Danto Restyawan, M.T.
Kendaraan listrik, motor maupun mobil, menjadi tren dunia dan komitmen bersama untuk menyelamatkan planet bumi akibat polusi residu karbon. Indonesia ikut di dalamnya. Bersama, mengadopsi green fuel yang ramah lingkungan dengan beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai.
"Terima kasih kepada jajaran Kementerian Perhubungan yang telah menggelar sosialisasi kendaraan berbahan bakar listrik di Jember," ujar Bupati Ir H Hendy Siswanto, ST, IPU, yang ketika itu langsung test drive. "Sangat tenang suara mesinnya. Tidak bising. Selain juga terbukti kendaraan listrik ini bisa menempuh jarak jauh, 950 Km Jakarta-Jember."

Adapun ke-20 unit kendaraan dalam touring itu berasal dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat, PT PLN (Persero), PT Hyundai Motor Indonesia, PT Nissan Motor Distributor Indonesia, PT Toyota Astra Motor, PT Sokonindo Automobile, (DFSK), PT SGMW Motor Indonesia (WULING), PT Blue Bird Tbk, PT Sinar Armada Globalindo, serta PT Mobilindo Armada Cemerlang (Zhongtong).
Ditegaskan Bupati Hendy, Pemkab Jember sangat mendukung sikap Indonesia bersama masyarakat dunia menuju energi hijau, plus hemat energi.
"Masyarakat akan tertarik membeli kendaraan listrik jika tersedia fasilitas pendukungnya. Untuk itu, saya berkomitmen, dalam dua bulan ini mengurus pembangunan gratis dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Rencananya ditempatkan di sisi Pemkab Jember dan sebelah GOR agar mudah dijangkau masyarakat," ujar Bupati Hendy.
Satu gagasan sangat menarik lainnya digulirkan Bupati Hendy, yakni mengusulkan adanya 5-10 bengkel konversi yang mengalihkan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Saat ini, melalui Disperhub Jember, katanya, sudah menggunakan motor listrik.
Kelak dengan adanya bengkel-bengkel tersebut, kendaraan dinas ada yang bisa dikonversi menjadi kendaraan listrik. Lebih hemat dan program Jember Langit Biru akan mewujud secara nyata.
"Ke depan, Pemkab Jember akan melakukan sosialisasi program Pemerintah kendaraan listrik secara masif. Selain itu, saya sangat bangga dan mengapresiasi SMKN 7 Jember dan SMKN 2 Jember yang telah memodifikasi mengonversikan kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik," ujar Bupati Hendy menyemangati.
Di atas semua itu, Bupati Hendy mengajak rombongan melakukan city tour keliling Jember. Dengan begitu, dengan mengenal Jember maka akan timbul rasa sayang. (*) Sayuti/MTS Foto: @pemkabjember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU