
hariansuara.com - Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember, Jawa Timur turun sebesar 24,36 ribu jiwa, dari kondisi Maret 2021 terdata 257,09 ribu jiwa menjadi 232,73 ribu jiwa pada 2022.
"Alhamdulillah, kami terima data dari @bpsjember bahwa di tahun 2022 angka kemiskinan di Jember mengalami penurunan. Tentu hal ini hasil kerja sama dari semua pihak untuk bersama-sama mengentaskan masalah kemiskinan," ujar Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU, haru.
Terlepas dari masih banyaknya PR pengentasan kemiskinan, imbuh Bupati Hendy, dari hasil yang tampak ini menandakan ia bersama Pemkab Jember sangat serius menangani masalah kemiskinan di Kabupaten Jember.
Keterpanggilan dan Berkolaborasi Entaskan Kemiskinan
Sementara itu, Kepala BPS Jember Tri Erwandi dalam konperensi pers di Hotel Luminor, Jember Kamis petang (5/1/2023) menguraikan, dalam kurun waktu setahun, dari Maret 2021 persentase jumlah penduduk miskin sebesar 10,41 persen turun menjadi 9,39 persen pada Maret 2022.
Penduduk miskin diindikasikan dengan pengeluaran per kapita di bawah Garis Kemiskinan/GK pada Maret 2021 sebesar Rp380.397, terjadi peningkatan sebesar 5,40 persen atau pertambahan sebesar Rp20.564 per kapita per bulan menjadi sebesar Rp400.961 pada Maret 2022.
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Jember turun sebesar 0,5 poin dari 1,59 pada Maret 2021 menjadi 1,08 pada Maret 2021.
Pun, Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Kabupaten Jember semula 0,40 pada Maret 2021 turun menjadi 0,18 poin pada Maret 2022.
Penurunan kemiskinan di Kabupaten Jember ini, dari telaah sejumlah literatur, dikarenakan beberapa faktor. Di antaranya, meredanya pandemi COVID-19 dan menggeliatnya sektor-sektor yang mempengaruhi kondisi perekonomian.
Di samping itu, kondisi yang kondusif tersebut berdampak dari pembenahan-pembenahan yang dilakukan Pemkab Jember di bidang insfrastruktur, kesejahteraan sosial, budidaya ikan hingga ikhtiar pengendalian inflasi, serta ketepatan sasaran dalam pengentasan kemiskinan.
Tak luput juga keterpanggilan dari segenap pihak untuk berkolaborasi mengatasi kemiskinan bersama-sama. (*) Prabu/MTS Foto: Kolase dari @hendy_siswanto
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU