Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

PKB: Figur Parpol Masih Pengaruhi Suara Pemilih di Pilgub DKI

Politik & Pemerintahan
01 Nov 2016
PKB: Figur Parpol Masih Pengaruhi Suara Pemilih di Pilgub DKI

 

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menilai figure petinggi parpol masih mempengaruhi keterpilihan kandidat  di Pilgub DKI 2017.  Salah satu faktor yang mempengaruhi karena Jakarta merupakan ibukota negara yang menjadi barometer parpol untuk menjalankan struktur komando.

 

"Yah pasti berpengaruh karena menyangkut kerja struktur partai yang berada di bawah komando masing-masing ketum (ketua umum, red) partai," kata Daniel di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

 

Dijelaskan Daniel bila faktor tokoh itu karena proses pemenangan pasangan calon berhubungan dengan kerja mesin partai yang tentu dipimpin ketum parpol.

 

Menurut dia, ada tiga faktor penting yang menentukan kemenangan pasangan calon di Pilgub DKI yaitu strategi kampanye (pemasaran) pasangan calon, figur petinggi parpol dan struktur kerja partai politik.

 

Ketiga ini saling keterkaitan terutama figure parpol yang dinilai masyarakat langsung.  Contohnya ketika figur parpol seperti Susilo Bambang Yudhoyono atau Muhaimin Iskandar bisa mempengaruhi suara pemilih di Pilgub DKI.

 

"Branding, figur petinggi parpol dan struktur," ujarnya.

 

Kemudian, di era media sosial saat ini trending topik menjadi kebenaran dan masalah besarnya itu bisa diatur sedemikan rupa penuh drama dan makin tidak jelas kebenarannya.

 

Menurut dia yang berbahaya apabila kebenaran dunia maya memiliki kesenjangan yang besar dengan kebenaran fakta sesungguhnya.

 

"Karena itu akan semakin membuat kondisi api dalam sekam, dan pada bahaya lainnya adalah kebenaran maya itu dikendalikan oleh pemilik modal," katanya.

 

Seperti diketahui, di Pilgub DKI ada tiga paslon yang akan bersaing. Pertama, Agus Harimurty Yudhoyono-Silviana Murni yang didukung koalisi Demokrat, PKB, PPP, dan PAN.

 

Kemudian, ada petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang disandingkan dengan Djarot Syaiful Hidayat, Pasangan ini disokong PDIP, Golkar, NasDem, dan Hanura.

 

Ketiga, ada Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang didukung Gerindra-PKS. (*)  Joko Waluyo

 

 

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X