
hariansuara.com - Suatu ketika Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU mengapresiasi kiprah Dukuhdempok di Kecamatan Wuluhan yang layak menjadi desa percontohan. Pasalnya, banyak inovasi terlahir dari sana. Potensi daerah dikelola bagus, begitu juga pemberdayaan sumber daya manusia setempat.
Sebut saja, Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) berkembang baik. Bahkan dua tahun lalu, aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Dukuhdempok mencapai lebih dari Rp2,5 M. Pun, jumlah anggotanya bertambah terus. Ini membuktikan bila tiap anggota BKAD mendapatkan dividen dari setiap profit yang dihasilkan.

Kemajuan Desa Dukuhdempok ini tak lepas dari sentuhan manajerial Kepala Desa setempat. Sebelumnya, sertifikasi aset desa sekitar 9.000 meter persegi telah terealisasi. Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) juga berjalan efektif dan profesional. Warga terbantu sekali.
TPST 'HARAPAN BARU', Dari Sampah Menjadi Berkah
Satu lagi gebrakan yang dilakukan di Dukuhdempok, yakni beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Harapan Baru, tepatnya di Dusun Gawok. Di sini kerja masyarakat bekerja sama dengan Pemerintah dalam mendukung Kabupaten Jember menuju kelola sampah secara tuntas.

"Teman-teman dari Desa Dukuhdempok ini membuktikan, melalui program TPST, sampah bisa diolah dan didaur ulang menjadi barang berharga. Di sini kegiatan dilakukan dari pengumpulan sampah, pemilahan, penggunaan ulang, pendaurulangan, pengolahan, dan pemrosesan akhir. Antarkecamatan pun terintegrasi.
"Terbukti sampah bisa menjadi berkah. Dikelola secara tepat, sampah bisa menjadi barang fungsional yang dapat digunakan. Semoga cara yang baik dalam mengelola sampah di sini bisa dicontoh oleh desa-desa di 31 Kecamatan di Kabupaten Jember lainnya.” (*) Sayuti/MTS Foto: @pemkabjember, Tangkapan Layar @hendy_siswanto
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU